Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Stamford Bridge
ilustrasi Stamford Bridge (pixabay.com/ahundt)

Intinya sih...

  • Chelsea mencatat sejarah dengan hanya kebobolan 15 gol dalam satu musim, menjadi tim dengan total kebobolan paling sedikit dalam sejarah Premier League.

  • Arsenal gagal memecahkan rekor Chelsea setelah kebobolan tiga gol dari Manchester United, sehingga catatan Chelsea tetap bertahan.

  • Meskipun kalah, Arsenal masih berpeluang menjadi juara Premier League dengan posisi puncak klasemen sementara.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Arsenal gagal meraih hasil apik dalam laga pekan 23 Premier League 2025/26. Seiring kekalahan mereka ini, rekor apik Chelsea di liga pun akhirnya tetap bertahan dan terselamatkan.

Bersua Manchester United (MU) di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB, Arsenal kalah dengan skor 2-3. Akibat kekalahan ini, mereka pun gagal menggeser catatan apik Chelsea.

1. Apa catatan apik Chelsea itu?

Pada musim 2004/05, Chelsea menorehkan sejarah. Selama satu musim penuh liga, mereka cuma kebobolan 15 gol, yang juga berujung mereka jadi juara. Torehan ini membawa Chelsea pada sejarah.

Tim asal London itu jadi tim dengan total kebobolan paling sedikit dalam satu musim liga sepanjang sejarah Premier League. Sampai kini, catatan Chelsea itu masih bertahan.

2. Arsenal sempat ingin memecahkan, tetapi gagal

Musim ini, Arsenal sebenarnya berpeluang memecahkan catatan Chelsea tersebut. Dari 22 laga, mereka cuma kebobolan 14 gol. Semua baik-baik saja sampai akhirnya mereka jumpa MU.

Tanpa ampun, MU menyarangkan tiga gol ke gawang Arsenal dalam perjumpaan di Emirates tersebut. Alhasil, kini mereka dipastikan sudah kebobolan 17 gol. Catatan Chelsea gagal dilewati.

3. Arsenal tetap berpeluang juara

Kendati kalah dari MU, peluang Arsenal menjadi juara Premier League tetap terjaga. Saat ini, mereka masih bertengger di puncak klasemen sementara Premier League dengan raihan 50 poin.

Namun, setidaknya ada satu hal yang masih pasti sampai musim 2025/26 ini. Seiring kegagalan Arsenal, catatan apik Chelsea bersama Jose Mourinho pada musim 2004/05 tetap berlanjut.

Editorial Team