Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arthur Atta, Aset Berharga Udinese pada 2025/2026
ilustrasi pemain sepak bola (unsplash.com/concoyne)
  • Arthur Atta awalnya dipinjam Udinese dari FC Metz pada musim 2024/2025 dan perlahan mendapat kepercayaan pelatih Kosta Runjaic hingga tampil 29 kali di semua kompetisi.
  • Setelah dibeli permanen seharga 8 juta euro, performa Atta melonjak pada musim 2025/2026 dengan torehan 6 gol dan 4 assist dari 30 laga hingga akhir April 2026.
  • Penampilan gemilang Atta menarik minat klub besar seperti Inter Milan, Manchester City, dan Fulham, namun Udinese menolak tawaran karena ingin menaikkan valuasi sebelum menjualnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Udinese berakhir di posisi ke-12 di Serie A Italia 2024/2025 dengan 44 poin. Pada 2025/2026 ini, mereka sudah berhasil menyamai perolehan tersebut dengan empat pertandingan tersisa. Posisi di klasemen juga lebih baik dengan duduk satu tempat lebih tinggi.

Progres tersebut tidak terlepas karena peningkatan performa salah satu pemainnya, Arthur Atta. Gelandang asal Prancis ini memang sudah membela Udinese dari 2024/2025. Namun, penampilannya berkembang drastis setelah menjadi personel permanen pada 2025/2026.

1. Arthur Atta bergabung dari FC Metz sebagai pinjaman pada 2024/2025

Udinese meminjam Arthur Atta dari FC Metz pada awal 2024/2025. Pria yang lahir pada 14 Januari 2003 ini hanya duduk di bangku cadangan dalam dua pertandingan pertamanya yang berakhir dengan kemenangan 3-2 atas Parma (16/9/2024) dan kekalahan 0-3 dari AS Roma (22/9/2024) di Serie A. Sang pelatih, Kosta Runjaic, akhirnya memberinya debut di Coppa Italia pada 25 September 2024. Atta masuk ke lapangan pada menit 60 untuk menggantikan Sandi Lovric. Tampil dengan nomor punggung 14, Atta memang tidak menyumbang gol atau assist. Namun, kehadirannya tetaplah berdampak karena Udinese sukses mengalahkan Salernitana 3-1.

Runjaic kemudian memainkan Atta dalam dua laga Serie A selanjutnya yang berujung dengan kekalahan 2-3 dari Inter Milan (28/9/2024) dan kemenangan 1-0 atas Lecce (5/10/2024). Meski selalu memasangnya sebagai pengganti, ini mengindikasikan kepercayaan Runjaic kepada Atta sudah tumbuh. Sayangnya, Atta mengalami cedera hingga harus absen empat pertandingan beruntun. Namun, setelahnya, Runjaic begitu menunjukkan keyakinannya kepada Atta. Sebab, juru taktik asal Austria itu tidak pernah tidak memberinya kesempatan tampil sampai akhir musim. Total, Atta beraksi sebanyak 29 kali selama 1.350 menit sepanjang 2024/2025.

2. Arthur Atta begitu produktif pada 2025/2026

Performa Arthur Atta pada 2024/2025 membuat Udinese yakin untuk membelinya. Mereka pun menebusnya dengan harga sekitar 8 juta euro (Rp139 miliar). Atta mendapat kontrak sampai 2029 dan tetap memakai nomor 14. Keputusan tersebut terbukti tepat. Permainan pilar setinggi 1,89 meter itu pada 2025/2026 begitu mengagumkan. Kontribusinya yang paling mencolok adalah produktivitasnya. Jika pada musim debutnya Atta sama sekali tidak menyumbang gol atau assist, pada musim ini ia sudah mencetak 6 gol dan 4 assist dari 30 pertandingan per 29 April 2026.

Penampilannya yang paling memukau terjadi pada 11 April 2026. Udinese mempermalukan AC Milan 3-0 di San Siro. Atta menyumbang 1 gol dan 1 assist. Tujuh belas hari berselang, Atta kembali melakukan sesuatu yang tidak pernah ia alami. Lulusan akademi Rennes itu menorehkan brace yang membantu Udinese menahan Lazio 3-3 di Stadio Olimpico. Sebagai catatan, sebelum 2025/2026, Atta cuma mengoleksi satu gol dalam karier seniornya. Itu tercipta saat ia dan Metz kalah 1-2 dari Reims pada 17 Maret 2024.

3. Udinese siap meraup keuntungan finansial dari Arthur Atta

Penampilan mengesankan Arthur Atta sepanjang 2025/2026 otomatis menarik perhatian klub-klub lain. Inter Milan, Manchester City, Napoli, dan Everton, yang memboyong Beto dari Udinese pada 2023, dilaporkan tengah memantaunya. The Standard mengabarkan, Fulham bahkan mengajukan tawaran konkret sebesar 20 juta euro (Rp404 miliar) pada bursa transfer Januari 2025. Namun, I Bianconeri menolaknya karena menilai jumlahnya yang terlalu kecil.

Dilansir Sport Witness, Direktur Teknik Udinese, Gianluca Nani, menegaskan, manajemen memang tidak berencana melepas Atta pada periode tersebut. Mereka ingin memaksimalkan talenta Atta setidaknya sampai 2025/2026 selesai. Dengan begitu, mereka berpeluang meraup pemasukan yang lebih besar. Nani begitu yakin dengan potensi Atta sampai menyebutnya bisa mencapai level yang dimiliki Jude Bellingham atau Zinedine Zidane.

Musim panas 2026 tampaknya bakal menjadi periode yang sibuk bagi Arthur Atta. Namun, ia harus mempertimbangkan dengan matang siapa yang akan dipilihnya. Atta tentu tidak ingin perkembangannya justru terhenti di klub baru.

Di sisi lain, pernyataan dari Gianluca Nani menjadi bukti, Udinese tidak keberatan jika kehilangan Atta. Mereka bersedia melepas aset berharganya tersebut selama tawaran yang masuk sesuai valuasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team