Thierry Henry (arsenal.com)
Pada pekan ketiga, Arsenal kembali bermain di Highbury untuk menjamu Aston Villa, Rabu (27/8/2003). Dipimpin oleh wasit Mike Dean, Arsenal sempat mengalami kebuntuan di babak pertama. Serangan mereka tak mampu menjebol gawang Thomas Sorensen.
Barulah di menit ke-56 Sol Campbell menjadi pemecah kebuntuan Arsenal. Gol Thierry Henry jelang laga berakhir memastikan kemenangan Arsenal 2-0 atas Aston Villa. Hasil tersebut menempatkan Arsenal di puncak klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin.
Tiga laga pembuka Arsenal pada musim 2003/2004 dilalui dengan mulus lewat tiga kemenangan beruntun. Kala itu mereka juga mencetak 8 gol dan hanya kebobolan 1 gol. Hasil positif tersebut mampu mereka teruskan hingga akhirnya menjuarai Premier League di akhir musim 2003/2004.
Di Premier League 2022/2023 ini, anak asuh Mikel Arteta juga telah mengantongi tiga kemenangan beruntun sekaligus menampilkan penampilan impresif. Jika Arteta mampu menyuntikkan semangat juang serta konsistensi kepada skuad seperti yang dilakukan Arsene Wenger pada Premier League 2003/2004, bukan mustahil jika akhir musim nanti Arsenal bakal kembali merasakan sensasi kenikmatan mengangkat trofi Premier League. Mampukah Arteta mewujudkan mimpi itu?