Ajax Amsterdam merekrut penyerang potensial Swedia, Zlatan Ibrahimovic, pada musim panas 2001. Mereka pun berhasil memoles Zlatan hingga menjadi mesin gol. Selama 3 musim berseragam Ajax, Zlatan mengemas 48 gol dan 17 assist dari 110 pertandingan. Karena ketajaman tersebut, dia ditebus oleh Juventus pada musim panas 2004.
Kini, Ajax berupaya memberi kesempatan serupa kepada anak Zlatan, Maximilian Ibrahimovic. Dia diboyong pada musim dingin 2026 dari akademi AC Milan dengan status pinjaman selama setengah musim. Terdapat juga opsi pembelian jika kinerjanya sesuai harapan.
Akan tetapi, Maximilian masih kesulitan bersaing. Winger berusia 19 tahun ini belum melakoni debut di tim utama Ajax. Maximilian harus bekerja lebih keras agar bisa mengeluarkan potensi terbaiknya dan memperoleh menit bermain.
Ekpektasi besar tentu tertuju kepada Maximilian Ibrahimovic. Dia diharapkan bisa mengikuti kesuksesan sang ayah bersama Ajax Amsterdam. Apalagi, dua pasang ayah dan anak sebelumnya, punya kiprah yang bagus karena dipercaya menjadi pilihan utama.