Manchester City sedang mengalami krisis bek tengah lantaran badai cedera. Klub yang dilatih Pep Guardiola tersebut kemudian bergerak cepat mencari solusi sehingga mendatangkan Marc Guehi dengan biaya 23 juta euro (sekitar Rp457 miliar) dari Crystal Palace. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini menjadi rekrutan kedua yang didaratkan ke Etihad Stadium pada musim dingin 2026. Berkat rekam jejak ketika memperkuat The Eagles, dia berpeluang cepat melakukan adaptasi dan menjelma menjadi figur krusial di area pertahanan The Citizens.
Sebelumnya, Guehi didatangkan Crystal Palace 23,34 juta euro (sekitar Rp464 miliar) dari Chelsea pada musim panas 2021. Dirinya langsung mendapat peran sebagai bek tengah utama. Kehadirannya mampu memberi rasa aman di jantung pertahanan. Dia memiliki ketenangan sehingga berperan penting dalam memulai serangan dari belakang dan pandai mengantisipasi serangan lawan.
Seiring berjalannya waktu, Guehi menunjukkan kematangan performa dan jiwa kepemimpinan sehingga sempat dipercaya mengemban jabatan kapten. Dirinya tercatat ikut mengantar The Eagles mengukir sejarah karena untuk pertama kali memenangkan FA Cup 2024/2025. Dia menciptakan 11 gol dan 8 assist dari total 188 pertandingan.
Ketiga bek di atas berhasil dijual Crystal Palace dengan harga mahal kepada sesama klub Premier League. Guehi memulai lembaran baru dalam kariernya dengan memperkuat Manchester City pada musim dingin 2026. Andersen sulit tergantikan dari posisi bek tengah utama Fulham dan Wan-Bissaka diandalkan di sisi kanan pertahanan West Ham United.