Liverpool dikenal sebagai salah satu klub English Premier League (EPL) yang mengedepankan permainan menyerang. Strategi ini membuat gol yang mereka ciptakan tidak hanya datang dari barisan penyerang, tetapi juga dari lini pertahanan. Para bek The Reds sering muncul sebagai pemecah kebuntuan melalui situasi bola mati maupun open play. Hingga 5 Mei 2026, berikut lima bek Liverpool dengan gol terbanyak di EPL.
5 Bek Liverpool dengan Gol Terbanyak di EPL per 5 Mei 2026

1. Virgil van Dijk (25 gol) saat ini dipercaya sebagai kapten utama Liverpool
Virgil van Dijk didatangkan Liverpool dari Southampton pada Januari 2018 dengan biaya transfer fantastis, yaitu 84,65 juta euro atau Rp1,7 triliun. Van Dijk telah bertransformasi menjadi pilar yang tidak tergantikan di lini pertahanan Liverpool. Ia memainkan peran vital dalam mengantarkan The Reds meraih berbagai gelar juara bergengsi, termasuk 1 trofi Liga Champions Eropa dan 2 trofi Premier League. Selain itu, dirinya juga ditunjuk menjadi kapten klub sejak musim panas 2023 setelah kepergian Jordan Henderson.
Hingga saat ini, bek asal Belanda tersebut tetap menjadi sosok penting di bawah asuhan Arne Slot. Selain ketangguhannya dalam bertahan, Van Dijk juga dikenal sebagai ancaman di depan gawang lawan, terutama melalui situasi bola mati. Selama berseragam Liverpool, dirinya telah mencatatkan total 25 gol dari 269 penampilan di Premier League. Torehan ini menjadikannya sebagai bek Liverpool paling produktif selama era EPL.
2. Sami Hyypia (22 gol) menghabiskan 10 musim di Anfield
Sami Hyypia merupakan bek tengah Finlandia yang bergabung dengan Liverpool pada musim panas 1999. Tidak butuh waktu lama, dirinya segera menjadi pilihan utama di lini belakang. Selama membela Liverpool, ia bermain dalam 318 pertandingan Premier League dengan menyumbang 22 gol.
Puncak karier Hyypia terjadi saat ia membantu The Reds meraih treble pada 2000/2001. Tidak hanya itu, dirinya turut mempersembahkan trofi Liga Champions 2005. Hyypia menghabiskan 10 musim di Anfield. Ia resmi meninggalkan Liverpool pada 2009 dengan berlabuh ke klub Jerman, Bayer Leverkusen.
3. John Arne Riise (21 gol) hampir selalu tampil reguler di sektor bek kiri
John Arne Riise diboyong Liverpool dari AS Monaco pada musim panas 2001. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 6,36 juta euro atau Rp128 miliar. Selama 7 musim berseragam The Reds, pemain asal Norwegia ini hampir selalu tampil reguler di sektor bek kiri. Riise telah membukukan 348 penampilan bersama Liverpool di semua ajang.
Dalam hal kontribusi serangan, Riise memiliki catatan 21 gol dari 234 pertandingan Premier League. Sayangnya, ia tidak pernah membawa Liverpool memenangkan trofi EPL. Kiprah Riise di Anfield berakhir pada musim panas 2008 setelah dirinya memutuskan untuk menerima pinangan AS Roma dengan biaya transfer 5,5 juta euro atau Rp110 miliar.
4. Trent Alexander-Arnold (18 gol) sangat aktif membantu serangan
Trent Alexander-Arnold adalah salah satu lulusan akademi Liverpool. Ia melakukan debut bersama tim utama pada 2016 di bawah asuhan Juergen Klopp. Secara perlahan, dirinya mampu merebut posisi utama di sektor bek kanan. Meski beroperasi sebagai bek kanan, Alexander-Arnold sangat aktif membantu serangan dibuktikan dengan jumlah gol dan assist yang ia cetak bersama Liverpool.
Di Premier League, Alexander-Arnold bermain dalam 259 pertandingan. Dari seluruh penampilan tersebut, dirinya sukses menorehkan 18 gol dan 67 assist. Perjalanannya bersama Liverpool resmi berakhir pada musim panas 2025 setelah ia meraih trofi EPL keduanya. Alexander-Arnold kemudian memilih bergabung bersama Real Madrid.
5. Martin Skrtel (16 gol) unggul dalam duel udara
Liverpool merekrut Martin Skrtel dari Zenit Saint Petersburg pada Januari 2008. Untuk menebus Skrtel, The Reds harus mengeluarkan 10 juta euro atau Rp201 miliar. Dengan tinggi mencapai 191 sentimeter, ia kerap unggul dalam duel udara. Selama membela Liverpool, Skrtel sangat diandalkan di jantung pertahanan.
Musim 2013/2014 menjadi periode tersubur Skrtel bersama Liverpool. Saat itu, dirinya berhasil mengemas tujuh gol di EPL. Secara keseluruhan, pemain berkebangsaan Slovakia ini mencetak 16 gol dari 242 laga Premier League. Liverpool menjadi satu-satunya klub Inggris yang diperkuat oleh Skrtel. Setelah meninggalkan Anfield pada 2016, ia melanjutkan kariernya di Fenerbahce.
Deretan bek di atas membuktikan bahwa peran pemain belakang di Liverpool tidak hanya sekadar menjaga pertahanan, tetapi juga menjadi senjata saat menyerang. Kemampuan mereka dalam memanfaatkan peluang memberikan dimensi baru bagi strategi ofensif The Reds. Ketajaman para bek ini menjadi bukti betapa dinamisnya sistem permainan yang diusung oleh klub yang bermarkas di Anfield tersebut.