Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Benarkah Real Madrid Lakukan Malapraktik ke Kylian Mbappe?
Potret striker Real Madrid, Kylian Mbappe. (Dok. LaLiga via Footballicious).
  • Real Madrid dituding melakukan malapraktik terhadap Kylian Mbappe setelah sang pemain kesulitan pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen cukup lama.
  • Jurnalis Daniel Riolo menyebut Mbappe marah karena merasa tim medis Madrid salah mendiagnosis cederanya, bahkan disebut memeriksa lutut yang keliru.
  • Mbappe akhirnya mencari opini kedua di Paris, sementara laporan menyebut kesalahan medis terjadi sejak Desember 2025 dan belum ada tanggapan resmi dari pihak Madrid.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Real Madrid dituding melakukan malapraktik terhadap bintangnya, Kylian Mbappe. Tudingan tersebut muncul setelah Mbappe kesulitan buat sembuh dari cedera yang dialaminya.

Mbappe sempat mengalami masalah lutut dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, sepanjang periode Desember 2025 hingga Februari 2026, Mbappe sempat absen dari lapangan hijau.

Sempat ada pertanyaan mengapa Mbappe susah sembuh dari cedera tersebut. Padahal, dia sudah beberapa kali menjalani tes di Valdebebas.

Karena tak percaya dengan hasil yang diberikan tim medis Madrid, Mbappe akhirnya ke Paris, Prancis, demi mendapatkan opini kedua dari dokternya. Mengapa hal itu bisa terjadi?

1. Mbappe kabarnya sempat kesal

Real Madrid lawan Atletico Madrid. (Dok. LaLiga)

Jurnalis Spanyol, Daniel Riolo, menyatakan Mbappe sempat marah dengan cara Madrid menangani cederanya. Bahkan, menurutnya Mbappe sempat menilai jika tim medis Los Blancos salah melakukan diagnosis atas cederanya.

"Diagnosisnya buruk saat di Madrid. Dia bahkan gak suka dan marah. Apa yang dikatakannya adalah, lingkaran otoritas melakukan kesalahan besar. Real Madrid, menurutnya, telah mengeksaminasi lutut yang salah," ujar Riolo dikutip Mundo Deportivo.

2. Mbappe sadar ada yang salah

Mbappe, dijelaskan Riolo, menerima perawatan yang tak beres di Madrid. Maka dari itu, dia meminta agar seluruh pihak bersabar atas perkembangan Mbappe. Menurut Riolo, Mbappe telah mengambil langkah tepat dengan meminta opini kedua.

"Saya rasa kita menghindari potensi terburuk buat Mbappe," kata Riolo.

3. Kesalahan terjadi sejak awal

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe. (Dok. LaLiga)

Dilansir The Athletic, situasi ini sebenarnya sudah dimulai sejak Desember 2025 lalu. Madrid sempat memeriksa lutut Mbappe dan tak ada masalah yang ditemukan

Kemudian, dia bermain di tiga laga beruntun, dan menyadari ada kesalahan dari tim medis Los Blancos. Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari Madrid terkait hal ini. Tapi, sudah banyak staf medis yang dipecat dalam beberapa tahun terakhir, membuktikan ada yang salah dari kinerjanya.

Editorial Team