Jakarta, IDN Times - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memilih merendah dalam menanggapi ekspektasi tinggi publik atas performanya di MotoGP 2026. Bezzecchi merasa prediksi yang menjadikannya favorit juara dunia 2026, masih terlalu dini.
Start Bezzecchi dalam dua seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand dan Brasil memang begitu impresif. Menggunakan RS-GP Aprilia yang memakai teknologi F-Duct, Bezzecchi berhasil menjadi juara di balapan utama dua seri tersebut.
Alhasil, dia nyaman di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi 56 poin, mengungguli para pesaing beratnya, termasuk Marc Marquez. Atas fakta inilah, Bezzecchi dianggap sebagai salah satu calon kuat juara.
"Kami masih ada 40 balapan, antara sprint dengan utama. Jadi, saya rasa masih terlalu dini," kata Bezzecchi, dilansir Crash.
