Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Inter Milan
ilustrasi Inter Milan (unsplash.com/Janice Kwong)

Intinya sih...

  • Wajar Chivu waspada. Performa Bodo/Glimt begitu ciamik, dengan menumbangkan Atletico Madrid 2-1 dan Manchester City 3-1 di fase liga.

  • Sayang, kondisi skuad Nerazzurri tidak dalam level yang optimal. Hakan Calhanoglu dipastikan absen, sedangkan Federico Dimarco kurang fit.

  • Selain menghadapi Bodo/Glimt yang performanya apik, Inter juga harus melawan lapangan sintetis dan cuaca ekstrem.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Inter Milan akan melawat ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Pelatih Inter, Cristian Chivu, menolak anggapan Inter diunggulkan untuk menang.

Chivu mengendus aroma kejutan dari kubu tuan rumah. Ia pun memperingatkan anak-anak asuhnya untuk tidak meremehkan Bodo/Glimt, yang tampil apik sepanjang fase liga kompetisi ini.

1. Bodo/Glimt menyulitkan, tim raksasa jadi korban

Wajar Chivu waspada. Performa Bodo/Glimt begitu ciamik, dengan menumbangkan Atletico Madrid 2-1 dan Manchester City 3-1 di fase liga, yang enam poin penting yang mengantarkan mereka lolos ke play-off.

Bodo/Glimt juga berhasil menahan Borussia Dortmund 2-2. Juventus juga nyaris tertahan 2-2, jika Jonathan David tak mencetak gol kemenangan pada menit 90+1.

"Bodo/Glimt adalah tim yang tangguh, klub ini telah membuat kemajuan besar. Mereka mengalahkan Man City dan Atletico Madrid, jadi kami tahu mereka adalah tim yang kuat," kata Chivu di laman resmi UEFA.

2. Calhanoglu absen, Dimarco masih abu-abu

Sayang, kondisi skuad Nerazzurri tidak dalam level yang optimal. Hakan Calhanoglu dipastikan absen, sedangkan Federico Dimarco kurang fit dan belum diketahui apakah bisa diturunkan atau tidak.

"Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Saya tahu siapa yang akan bermain besok, tetapi saya tidak akan mengatakannya. Mengenai Calha, saya hanya bisa mengatakan bahwa dia tidak ikut bepergian bersama kami," ujar Chivu.

3. Lapangan sintetis dan cuaca ekstrem batu sandung Inter di markas Bodo/Glimt

Selain menghadapi Bodo/Glimt yang performanya apik, Inter juga harus melawan lapangan sintetis dan cuaca ekstrem. Dua faktor ini tentu akan menyulitkan Lautaro Martinez dan kawan-kawan, tetapi Chivu menegaskan anak asuhnya bakal bertarung mati-matian.

"Kami mengadakan sesi latihan terakhir di sini untuk membiasakan diri dengan kondisi cuaca dan lapangan. Tidak ada jaminan keajaiban akan terjadi, tetapi dari sudut pandang mental, kami akan siap bertarung, menyadari bahwa tim ini telah mencapai hasil yang luar biasa baik di sini maupun di laga tandang," ucap Chivu.

Editorial Team