Ronaldo dikabarkan tidak puas dengan PIF (Public Investment Fund) selaku pemegang saham mayoritas Al-Nassr, Al-Ittihad, Al-Hilal, dan Al-Ahli. PIF dianggap pilih kasih, karena Al-Hilal mendapat suntikan dana besar untuk belanja banyak di bursa transfer paruh musim, sementara Al Nassr justru tiarap.
Menilik Transfermarkt, Al-Hilal belanja sebanyak Rp1,2 triliun. Mereka yang didatangkan adalah Kader Meite, Saimon Bouabre, Murad Al Hawsawi, Rayan Al Dossary, Sultan Mandash, Pablo Mari, dan yang paling sensasional adalah Karim Benzema.
Namun, Al-Hilal mendapatkan Benzema dari Al-Ittihad secara gratis. Kedatangan Benzema dan enam pemain lain itu pun kian menebalkan skuad Al-Hilal yang sedang memimpin klasemen Saudi Pro League musim ini dengan 50 poin, unggul satu angka atas Al-Nassr. Situasi ini yang bikin Ronaldo jengkel dan mengkritisi semua pihak.