Timnas Georgia masih gagal ke Piala Dunia pada edisi 2026. Mereka kalah bersaing dengan Spanyol dan Turki pada babak kualifikasi. Khvicha Kvaratskhelia sendiri tampil sebagai starter dalam keenam laga Georgia, bahkan tiga kali menjadi kapten. Ia juga menjadi top skor timnya dengan dua gol, tetapi tetap gagal meloloskan mereka.
Meski demikian, Kvaratskhelia makin sering tampil sebagai kapten Georgia sejak itu. Ia memimpin timnya pada laga persahabatan Maret 2026 kontra Israel dan Lithuania. Saat melawan Israel, Kvaratskhelia sukses mencetak brace ketiganya bagi timnas. Gol-golnya sempat membawa Georgia mengungguli Israel 2-0 dalam 1 jam pertama.
Georgia memang akhirnya gagal menang. Mereka kebobolan dua gol balasan hingga laga berakhir imbang 2-2. Meski demikian, brace Kvaratskhelia tetap berarti penting baginya. Ia menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 22 gol. Kvaratskhelia pun makin mendekati koleksi 26 gol milik Shota Arveladze, top skor sepanjang masa Timnas Georgia.
Dengan usia yang masih muda, karier Khvicha Kvaratskhelia bersama Timnas Georgia kemungkinan besar masih panjang. Kans Kvaratskhelia menjadi top skor sepanjang masa negaranya pun terbuka lebar. Plus, ia masih punya kesempatan meloloskan Georgia ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.