Jakarta, IDN Times - Persebaya Surabaya tampil trengginas dalam kunjungannya ke markas Semen Padang, Stadion H Agus Salim, Jumat (15/5/2026) sore WIB. Bajul Ijo memborbardir gawang tuan rumah tanpa ampun, hingga menang dengan skor telak 7-0.
Pasukan Bernardo Tavares memang tampil menggebrak sejak peluit kick-off berbunyi. Mereka tak hanya mendominasi permainan, melainkan serangan yang dilancarkan juga begitu efektif.
Francisco Rivera menjadi momok bagi pertahanan Kabau Sirah. Kreasi dan pergerakan tanpa atau dengan bolanya sering menimbulkan celah di lini belakang Semen Padang
Persebaya hanya butuh 15 menit untuk menjebol gawang Semen Padang, berkat aksi Rivera yang menuntaskan assist Milos Raickovic. Itu bukan sekadar memecah kebuntuan, melainkan membuka keran gol.
Sebab, angka di papan skor kembali berubah empat menit berselang. Kali ini giliran Arief Catur Pamungkas yang menggandakan keunggulan, memanfaatkan assist dari Rivera.
Bajul Ijo sempat mengalami kebuntuan setelah itu. Semen Padang juga meresponsnya dengan cukup baik, namun kurang kreatif di sepertiga akhir lapangan. Skor 2-0 keunggulan Persebaya pun bertahan hingga jeda babak.
Pada paruh kedua, permainan Persebaya jauh lebih eksplosif. Mereka berhasil menambah dua gol saat duel di babak kedua baru berjalan 18 menit, lewat aksi Bruno Moreira (50') dan Mihailo Perovic (63').
Bruno Paraiba yang masuk pada menit ke-65 langsung mengambil alih peran utama di atas lapangan. Sorotan kamera terus mengarah kepadanya lantaran berhasil mencetak hattrick pada laga tersebut.
Gol pertamanya dicetak pada menit 67 saat menjadi eksekutor penalti, kemudian dua gol berikutnya lahir pada menit 74 dan 90+2. Sementara itu, Semen Padang kian kehilangan permainannya sejak Ade Kristiano diganjar kartu merah sejak menit 61.
Hasil ini tak mengubah apa pun dalam klasemen. Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi, sedangkan Persebaya yang sementara ini berada di peringkat keempat tidak akan bisa mencapai tiga besar.
