Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-08-11 at 19.43.39.jpeg
Pelatih Persita, Carlos Pena. (Dok. Persita)

Intinya sih...

  • Persita Tangerang tangguh di kandang, sudah menang 6 kali dan hanya kalah sekali.

  • Ambisi Persita meninggi dengan misi balas dendam dari kekalahan pertemuan pertama.

  • Persija sadar akan ancaman Persita yang menunjukkan evolusi positif sepanjang musim ini.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, melontarkan genderang perang jelang menjamu Persija Jakarta di Indomilk Arena, Jumat (30/1/2026). Pena memperingatkan mantan tim asuhannya itu untuk lebih waspada.

Persija harus waspada jika tak mau masuk dalam daftar korban Persita di laga kandang. Pada Super League musim ini, persentase kemenangan laga kandang Hokky Caraka dan kolega cukup tinggi.

1. Sudah menang di enam laga, baru kalah sekali

Pesepak bola Persita Tangerang berselebrasi setelah berhasil menjebol ke gawang Borneo FC pada pertandingan BRI Super League di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (9/1/2026). ANTARA FOTO/Ilham Herda Fauzi/pma/tom.

Dari sembilan laga, Persita sukses membukukan enam kemenangan, dua imbang, dan baru sekali menelan kekalahan. Fakta tersebut didukung dengan persiapan yang berjalan maksimal selama sepekan.

"Di kandang, kami sangat kuat. Sepanjang musim ini performa kami di laga kandang sangat baik," kata Pena dalam jumpa pers jelang laga, Kamis (29/1/2026).

2. Aroma balas dendam kental, ambisi Persita meninggi

Selebrasi para pemain Persita saat menghadapi Semen Padang di Indomilk Arena, Sabtu (4/10/2025). (Dok. Persita).

Ambisi Persita juga meninggi. Mereka mengusung misi balas dendam dari kekalahan pertemuan pertama, Agustus 2025 lalu. Kala melawat ke Jakarta International Stadium, Pendekar Cisadane dibuat bertekuk lutut dengan skor 0-4. Maka dari itu, Persita bertekad untuk mempertontonkan performa versi terbaik. Mereka siap memberikan kado manis kepada suporter, yakni kemenangan.

"Kami ingin memberikan 100 persen kemampuan di laga nanti, menampilkan versi terbaik tim, dan membuat suporter menikmati pertandingan. Semoga kita bisa melihat laga yang bagus dan meraih tiga poin," ucap Pena.

3. Persija sadari ancaman Persita

Pelatih Persija, Mauricio Souza dalam sesi jumpa pers. (Dok. Persija)

Di sisi lain, Persija menyadari betul ancaman yang dimiliki Persita. Pelatih Persija, Mauricio Souza, bahkan secara khusus mengingatkan anak-anak asuhnya agar tetap waspada terhadap perkembangan signifikan tim tuan rumah.

Menurut Souza, Persita menunjukkan evolusi yang positif sepanjang musim ini. Dari yang sempat terpuruk di papan bawah pada awal musim, kini Persita mampu menembus lima besar klasemen sementara.

"Kami sudah menganalisis Persita. Mereka adalah tim yang menunjukkan evolusi bagus di kompetisi ini. Kami datang dengan motivasi tinggi untuk pertandingan nanti," ujar Souza.

Editorial Team