Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Chelsea Pecat Enzo Maresca 4 Hari Sebelum Lawan Manchester City
ilustrasi Chelsea (pexels.com/gina bichsel)

Intinya sih...

  • Chelsea memecat Enzo Maresca karena konflik internal, mulai dari keluhan tak mendapat dukungan manajemen hingga kekecewaan soal bursa transfer.

  • Manajemen Chelsea harus segera menunjuk suksesor Maresca dengan ekspektasi tinggi, mengingat kesuksesan Maresca membawa dua trofi bergengsi.

  • Pakar transfer Italia, Fabrizio Romano menyebut Chelsea akan segera menunjuk manajer baru, dengan pelatih Strasbourg Liam Rosenior masuk dalam daftar kandidat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Chelsea telah memecat Enzo Maresca dari kursi manajer pada Kamis (1/1/2026). Perpisahan itu hanya empat hari jelang melawat ke markas Manchester City dalam lanjutan Premier League musim 2025/26, Senin (5/1/2026).

Pemecatan ini tentu memperburuk kondisi The Blues yang performanya sedang mengalami turbulensi. Mereka kehilangan sosok penting, di tengah persiapannya menghadapi tim yang sedang mendominasi Premier League dalam 14 tahun terakhir

Publik masih menantikan siapa yang akan menggantikan peran Maresca dalam laga tersebut. Sebab, dalam keterangan perpisahannya, Chelsea belum menunjuk sosok caretaker, atau pelatih sementara.

1. Kenapa Chelsea dan Maresca berpisah?

Chelsea dan Maresca berpisah akibat konflik internal. Konflik yang sempat terpendam ini akhirnya meledak dan mencapai puncaknya pada Kamis ini.

Semua berawal dari keluhan Maresca yang tak mendapat dukungan dari manajemen usai melibas Everton 2-0 pada 13 Desember 2025. Telunjuk Maresca mengarah pada manajemen, sebagai biang kerok yang membuat performa tim tidak konsisten.

Kalimat itu diduga muncul atas kekecewaan yang ditelan Maresca sejak bursa transfer musim panas 2025. Maresca sempat punya permintaan khusus ke soal pembelian pemain. Ia berharap mendapatkan bek tengah baru karena kondisi Levi Colwill kurang fit dan stok yang dimiliki sedikit, tetapi tak dikabulkan.

Hasil imbang kontra Bournemouth 2-2 pada Rabu dini hari WIB (31/12/2025) menjadi puncaknya. Maresca marah, kesal, dan kecewa, hingga tak ikut dalam sesi konferensi pers pasca laga. Dari situ, situasi makin bergejolak dan berakhir pada perpisahan.

2. Pelatih baru jadi jawaban?

Kini, langkah manajemen Chelsea praktis menjadi sorotan, soal siapa yang akan mereka tunjuk untuk menjadi suksesor Maresca. Ekspektasi untuk sang juru taktik baru tentu akan tinggi.

Mengingat, Maresca berhasil membawa dua trofi bergengsi meski baru menjabat pada paruh musim 2023/24. Di musim berikutnya, arsitek berpaspor Italia itu sukses membawa trofi UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub ke Stamford Bridge.

3. Siapa kandidat manajer baru Chelsea?

Pakar transfer Italia, Fabrizio Romano menyebut Chelsea akan menunjuk manajer baru sesegera mungkin. Manajemen sedang berupaya agar fans dapat mendengar keputusan itu dalam beberapa hari ke depan.

Pelatih Strasbourg yang memegang paspor Inggris, Liam Rosenior, dilaporkan masuk dalam daftar kandidat. Ada sejumlah kandidat lain, namun namanya belum bocor ke publik.

Editorial Team