Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Degradasi Real Oviedo Sepanjang Sejarah LaLiga per 2025/2026
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/ksoni11)
  • Real Oviedo resmi terdegradasi dari LaLiga 2025/2026 dengan tiga laga tersisa, menandai degradasi ketujuh mereka sejak klub berdiri pada 1926.
  • Sepanjang sejarahnya, Oviedo pernah turun kasta pada musim 1949/1950, 1953/1954, 1964/1965, 1973/1974, 1975/1976, dan 2000/2001 sebelum kembali gagal bertahan di musim terbaru.
  • Setelah dua dekade berjuang untuk kembali ke LaLiga, Oviedo kini harus menyusun strategi baru agar bisa bangkit dan menjadi tim yang stabil di kompetisi tertinggi Spanyol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Real Oviedo menjadi tim pertama yang terlempar dari LaLiga Spanyol 2025/2026. Los Azules menerima kenyataan pahit tersebut dengan tiga pertandingan sisa. Sepanjang sejarahnya, ini merupakan degradasi dari LaLiga yang ketujuh bagi klub yang terbentuk pada 1926 itu.

1. Real Oviedo terdegradasi dari LaLiga untuk pertama kali pada 1949/1950

Terbentuk pada 26 Maret 1926, Real Oviedo mencicipi LaLiga untuk pertama kalinya pada 1933/1934. Meski tim promosi, Oviedo mampu membuat kejutan dengan berakhir di posisi kelima. Setelahnya, mereka bahkan berhasil menempati peringkat ketiga dalam 2 musim beruntun. Selama sembilan edisi berikutnya, Oviedo kemudian bertengger di tempat ke-8, 11, 6, 4, 4, 5, 8, 9, dan 5. Sayangnya, tren positif ini terhenti pada 1949/1950. Oviedo terdegradasi setelah menjadi juru kunci di bawah 13 peserta lain.

2. Real Oviedo terdegradasi di LaLiga 1953/1954

Setelah terdegradasi pada 1949/1950, Real Oviedo membutuhkan 2 musim untuk kembali ke LaLiga. Mereka meraih hasil cukup apik pada momen pertama kepulangannya ke kasta teratas dengan menghuni posisi sembilan. Sayangnya, Oviedo tidak mampu mempertahankan konsistensi di LaLiga 1953/1954. Mereka mengalami degradasi dengan menempati peringkat ke-15 dari 16 kontestan. Sporting Gijon merupakan tim satu-satunya yang ada di bawah mereka.

3. Real Oviedo kembali berakhir di posisi 15 di LaLiga 1964/1965

Real Oviedo meraih tiket promosi LaLiga 1958/1959 berkat menjuarai Segunda Division 1957/1958. Namun, setelah 7 musim, Oviedo kembali meraih hasil mengecewakan seperti halnya di LaLiga 1953/1954. Mereka berakhir di posisi 15 dari 16 peserta. Pencapaian tersebut bahkan mengejutkan karena mereka sebetulnya mampu duduk di peringkat ketiga 2 edisi sebelumnya.

4. Real Oviedo menjadi juru kunci di LaLiga 1973/1974

Setelah 7 musim beruntun tampil di LaLiga pada 1958—1965, Real Oviedo juga bertarung di kasta kedua dengan durasi yang sama sebelum akhirnya bisa meraih promosi. Namun, mereka cuma mampu bertahan di level tertinggi selama dua edisi. Oviedo berakhir di posisi ke-12 di LaLiga 1972/1973. Mereka kemudian menjadi juru kunci dengan turun ke peringkat 18 di LaLiga 1973/1974.

5. Real Oviedo langsung terdegradasi di LaLiga 1975/1976

Setelah terdegradasi pada 1973/1974, Real Oviedo langsung kembali meraih tiket promosi usai menjuarai Segunda Division 1974/1975. Namun, mereka juga cuma bisa bertahan di level teratas selama semusim. Oviedo berakhir di posisi ke-16 di LaLiga 1975/1976 yang diikuti 18 tim.

6. Real Oviedo terdegradasi di LaLiga 2000/2001

Real Oviedo bermain di Segunda Division selama 9 musim beruntun setelah terdegradasi dari LaLiga pada 1975/1976. Masa tinggal yang lama tersebut membuat mereka lebih siap bertarung saat tampil kembali di kompetisi teratas pada 1988/1989. Pasalnya, Oviedo bisa berada di LaLiga hingga 13 edisi berturut-turut sampai 2000/2001. Sayangnya, Oviedo harus mengakhiri masa tinggalnya itu akibat kekalahan yang tipis. Mereka duduk di posisi 18 di LaLiga 2000/2001 dengan 41 poin, berselisih 1 angka saja dari Real Zaragoza yang menempati zona aman terakhir.

7. Real Oviedo kembali menjadi juru kunci di LaLiga 2025/2026

Real Oviedo merasakan salah satu masa kelamnya setelah terdegradasi di LaLiga 2000/2001. Sebab, mereka bukan hanya tampil di kasta kedua, melainkan juga sempat turun sampai ke level ketiga. Setelah perjuangan selama 20 tahun, Oviedo akhirnya kembali ke LaLiga pada 2025/2026. Namun, Oviedo kesulitan bersaing sepanjang musim. Mereka pun dipastikan terdegradasi pada 11 Mei 2026. Tidak hanya itu, Oviedo bahkan bakal berstatus sebagai juru kunci meski pada momen tersebut masih memiliki tiga pertandingan.

Real Oviedo mesti menyusun strategi yang matang untuk mengarungi Segunda Division 2026/2027. Mereka tidak boleh hanya sekadar menargetkan promosi, melainkan membangun tim yang bisa menjadi penghuni tetap LaLiga. Perjalanan di atas menunjukkan Oviedo pernah mampu bertahan di kasta tertinggi untuk waktu yang lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team