Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dewa United Sukses Eksploitasi Kelemahan Persija di Sisi Sayap
Dewa United lawan Manila Digger di AFC Challenge League. (Dok. Dewa United)
  • Dewa United menahan imbang Persija Jakarta 1-1 di laga tunda pekan ke-25 Super League 2025/26 yang digelar di Jakarta International Stadium.
  • Pelatih Jan Olde Riekerink mengungkapkan timnya sukses mengeksploitasi kelemahan sisi kanan pertahanan Persija melalui strategi taktis yang efektif.
  • Pemain dan pelatih Dewa United menilai pertandingan berlangsung berkualitas serta memuji performa disiplin tim yang bangkit setelah hasil buruk sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dewa United meraih hasil yang memuaskan dalam laga tunda pekan 25 Super League 2025/26. Bersua Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026) malam WIB, mereka tidak kalah.

Bermain spartan sepanjang laga, Dewa United berhasil menahan imbang Persija dengan skor 1-1. Ternyata, ada alasan tersendiri kenapa Dewa United bisa mengimbangi Persija yang main di hadapan suporternya.

1. Dewa United memanfaatkan kelemahan Persija

Potret duel Dewa United vs Manilla Digger pada leg kedua perempat final AFC Challenge League, Kamis (12/3/2026). (X/@dewaunitedfc_).

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerik, mengaku salah satu keberhasilan timnya menahan imbang Persija adalah karena setia pada taktik. Mereka sadar ada kelemahan yang bisa dieksploitasi dari sisi kanan Persija.

"Kami tahu di mana titik lemahnya. Kami tahu Noah akan bebas di sisi lapangan karena Persija bermain dengan bek kanan yang ofensif," ujar Riekerink dalam sesi jumpa pers selepas laga.

2. Dewa United sajikan laga berkualitas

Persija lawan Dewa United di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Pemain Dewa United, Alex Martins, mengungkapkan duel kontra Persija menjadi tontonan yang berkualitas. Para pemain Dewa United mampu mengimbangi kualitas yang dimiliki para pemain Persija dan menciptakan intensitas pertandingan tinggi.

"Saya sangat menghormati Persija karena punya banyak pemain berkualitas. Namun, kami juga memiliki pemain-pemain berkualitas sehingga bisa menunjukkan pertandingan yang berkualitas," ujar Martins.

3. Senang dengan performa Dewa United

Skuad Dewa United jelang laga perempat final AFC Challenge League 2025/26. (Dok. Dewa United)

Lebih lanjut, Riekerink mengaku senang dengan performa Dewa United di laga lawan Persija. Setelah hasil buruk di AFC Challenge League, anak-anak asuhnya tampil dengan performa impresif.

"Saya melihat Dewa United bangkit kembali. Saya melihat tim yang sangat disiplin. Saya melihat tim dengan rencana. Saya juga memuji mereka di ruang ganti. Mereka tampil sempurna lawan Persija," ujar Riekerink.

Editorial Team