Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Eks Manchester United di Eredivisie 2025/2026, Ada Weghorst
Old Trafford (unsplash.com/Mark mc neill)
  • Tiga eks pemain Manchester United tampil di Eredivisie 2025/2026, yaitu Wout Weghorst di Ajax Amsterdam, Shola Shoretire di PEC Zwolle, dan Zidane Iqbal di FC Utrecht.
  • Shola Shoretire tampil impresif bersama PEC Zwolle dengan mencetak 5 gol dan 1 assist dari 23 laga, membantu timnya menjauh dari zona degradasi.
  • Wout Weghorst masih produktif untuk Ajax dengan torehan 6 gol dan 2 assist musim ini, sementara Zidane Iqbal tersisih dari skuad Utrecht karena dinilai kurang berdedikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Eredivisie Belanda diramaikan pemain-pemain dengan berbagai latar belakang pada 2025/2026 ini. Tak sedikit dari mereka yang pernah menjadi bagian dari tim-tim di liga top Eropa. Itu termasuk tiga pemain yang pernah berseragam Manchester United (MU) per 10 Maret 2026.

Wout Weghorst menjadi salah satu mantan pemain Setan Merah yang tengah meniti karier di Eredivisie pada musim ini. Meski tak lagi muda, ia masih mampu tampil tajam sebagai rekan setim Marteen Paes di Ajax Amsterdam. Enam gol pertamanya membawa Ajax bersaing di papan atas.

1. Shola Shoretire tengah tampil apik bagi lini serang PEC Zwolle

Shola Shoretire menjadi salah satu amunisi utama di lini serang PEC Zwolle untuk bersaing di Eredivisie 2025/2026. Selama semusim ini, ia dipinjam dari klub Yunani, PAOK, dan tampil apik dengan torehan 5 gol dan 1 assist dalam 23 penampilan. Kontribusi itu membawa timnya menjauh dari zona degradasi.

Pemain yang kini berusia 22 tahun itu merupakan mantan pemain binaan akademi yang sempat memainkan lima laga untuk skuad utama Manchester United. Sayangnya, kesempatan bermain minim membuatnya hengkang pada 2024. Saat menjadi bagian dari tim junior Setan Merah, ia juga sempat dipinjamkan kepada Bolton Wanderers demi mendapat pengalaman bermain lebih.

2. Zidane Iqbal menghilang dari skuad Utrecht setelah tampil dalam lima laga

Zidane Iqbal terlebih dahulu mengasah kemampuan di akademi Manchester United sebelum disodori kontrak profesional dari tim utama pada musim dingin 2023. Sayangnya, usahanya untuk merebut tempat utama di tim gagal terpenuhi. Sebelum hengkang pada musim panas 2023, Iqbal hanya diberi kesempatan bermain dalam satu laga, saat Setan Merah bertemu Young Boys di fase grup Liga Champions Eropa 2021/2022.

Pemain berpaspor Irak itu memilih FC Utrecht sebagai klub yang ia bela setelah perjuangan sulit di MU. sayangnya, Iqbal tengah menjalani masa-masa sulit pada musim ini. Setelah hanya memainkan lima laga Eredivisie, ia menghilang dari skuad. Pelatih Ron Jans menjelaskan bahwa itu terjadi karena sang pemain menampilkan dedikasi yang kurang hingga perlu berlatih lebih keras.

3. Wout Weghorst tampil tajam untuk Ajax Amsterdam

Wout Weghorst sempat berseragam Manchester United saat dipinjam dari Burnley untuk menambah kekuatan di lini serang pada paruh kedua 2022/2023. Sebelumnya, Setan Merah harus ditinggal pergi Cristiano Ronaldo yang sempat memiliki konflik dengan sang juru taktik, Erik ten Hag. Dari total 31 kali kesempatan bermain, Weghorst mencetak 2 gol dan 3 assist. Salah satu golnya tercipta dalam perjalanan tim menuju gelar juara Carabao Cup. Ia juga menciptakan sebuah assist di final menghadapi Newcastle United.

Semusim berselang, tepatnya pada musim panas 2024, Weghorst memilih pulang ke Belanda untuk menerima tawaran Ajax Amsterdam. Dengan usia yang tak lagi muda, ia mampu mencetak 10 gol dan 2 assist di Eredivisie 2024/2025. Penampilan apiknya berlanjut dengan mengemas 6 gol dan 2 assist dalam 21 penampilan pertama pada 2025/2026. Dirinya sempat menyita perhatian dengan mencetak brace yang berbuah kemenangan 2-0 atas Telstar pada pekan pembuka.

Tiga pemain di atas menorehkan kiprah yang beragam sejauh Eredivisie 2025/2026 berlangsung. Sebagai pemain muda, Shola Shoretire mampu menjawab ekspektasi tim, hal yang belum mampu dilakukan Zidane Iqbal. Di sisi lain, Wout Weghorst masih menunjukkan peran pentingnya bagi Ajax.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team