Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Eksekusi Penalti Gagal Viktor Gyokeres per 1 Mei 2026
ilustrasi penalti (pixabay.cm/planet_fox)
  • Viktor Gyokeres mencetak gol penalti ke-36 saat membantu Arsenal imbang 1-1 lawan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions 2025/2026, memperpanjang rekor suksesnya dari titik putih.
  • Tiga kegagalan penalti Gyokeres terjadi pada 14 Agustus 2021 bersama Coventry City lawan Barnsley, 26 Desember 2022 lawan Sheffield United, dan 15 Februari 2024 bersama Sporting lawan Young Boys.
  • Dari pengalaman tiga kegagalan itu, Gyokeres kini dikenal sebagai eksekutor yang fokus pada kekuatan dan ketepatan tendangan, bukan sekadar mengecoh kiper.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Viktor Gyokeres membantu Arsenal menahan Atletico Madrid 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 (29/4/2026). Striker asal Swedia dengan tinggi 1,89 meter itu mencetak gol dari titik putih. Torehan ini sekalgus melanjutkan tren positifnya kala mengeksekusi hadiah penalti.

Itu merupakan gol penalti ke-36 Gyokeres sepanjang kariernya. Ia bahkan selalu berhasil menjalankan tugasnya dalam 27 kesempatan terakhir. Sejak berkiprah di level senior pada 2015, baru ada tiga momen ketika pria yang lahir pada 4 Juni 1998 tersebut gagal mencetak gol lewat tendangan penalti per 1 Mei 2026.

1. Viktor Gyokeres gagal memaksimalkan hadiah penalti sehingga Coventry City kalah dari Barnsley pada 14 Agustus 2021

Momen kegagalan pertama Viktor Gyokeres mencetak gol lewat tendangan penalti di level senior terjadi pada 14 Agustus 2021. Saat itu, ia membela Coventry City melawan Barnsley dalam laga pekan kedua EFL Championship 2021/2022. Andai situasi ini tidak terjadi, Coventry mungkin membawa pulang satu poin dari Oakwell Stadium.

Sebab, mereka tengah tertinggal 0-1 akibat gol Dominik Frieser pada menit 39 ketika menerima hadiah tersebut pada menit 90+3 berkat pelanggaran Jordan Williams kepada Jamie Allen. Sayangnya, eksekusi Gyokeres terlalu mudah untuk dibaca Brad Collins. Ia melepaskan tendangan kencang mendatar ke kiri, tetapi tidak tajam.

2. Viktor Gyokeres gagal mengeksekusi hadiah penalti saat Coventry City kalah dari Sheffield United pada 26 Desember 2022

Akibat kegagalan pada 14 Agustus 2021, Viktor Gyokeres tidak pernah lagi menjadi algojo setiap kali Coventry City mendapat hadiah penalti sepanjang 2021/2022. Gyokeres baru kembali dipercaya sebagai eksekutor pada 25 Oktober 2022 yang membantu mereka imbang 2-2 dengan Rotherham United. Pada 21 Desember 2022, Coventry menerima hadiah penalti kala berhadapan dengan West Bromwich Albion. Gyokeres sukses menjalakan tugasnya yang berujung dengan kemenangan 1-0. Lima hari berselang, Coventry memperoleh hadiah yang sama ketika melakoni boxing day dengan bertarung melawan Sheffield United sebagai tamu di Bramall Lane. Nahas, tren positif Gyokeres dari titik putih harus terhenti.

Eksekusinya pada menit 48 begitu buruk karena bola melaju ke tengah dan ditangkap Wes Foderingham dengan mudah. Coventry sendiri mendapat hadiah ini setelah Anel Ahmedhodzic menjegal Jake Bidwell. Andai Gyokeres mampu mencetak gol, skor bakal kembali imbang. Coventry tertinggal oleh gol James MacAtee pada menit 35. Mereka pada akhirnya kalah 1-3. Gyokeres bisa sedikit menebus kesalahannya dengan membuat gol hiburan pada menit 75. Sementara, dua gol Sheffield lain berasal dari Ciaran Clark pada menit 52 dan Tommy Doyle pada menit 71. Sebagai catatan, Sheffield mengakhiri laga dengan sepuluh orang usai John Egan mengantongi kartu kuning kedua pada menit 77.

3. Viktor Gyokeres gagal mencetak gol lewat tendangan penalti saat Sporting imbang dengan Young Boys pada 15 Februari 2024

Kegagalan terakhir Viktor Gyokeres mencetak gol lewat tendangan penalti per 1 Mei 2026 terjadi pada 15 Februari 2024. Saat itu, ia dan Sporting bertanding melawan Young Boys untuk menjalani leg kedua play-off 16 besar Liga Europa 2023/2024. Sporting menerima hadiah penalti pada menit 57 setelah Trincao dilanggar Fabian Lustenberger. Gyokeres melakukan eksekusi yang apik. Ia melepaskan tendangan kencang tinggi ke kanan. Namun, David von Ballmoos mampu menebaknya.

Beruntung, kegagalan tersebut tidaklah fatal. Bermain di kandang, Estadio Jose Alvalade, Sporting sebelumnya sudah unggul berkat gol Gyokeres pada menit 13. Ia melewati Lustenberg dan melepaskan tendangan terukur di dalam kotak penalti. Mereka memang mengakhiri laga dengan skor 1-1 akibat tendangan penalti Silvere Ganvoula pada menit 84 yang berasal dari handball Marcus Edwards. Namun, Sporting tetap melaju ke babak selanjutnya karena menang 3-1 pada leg pertama.

Gyokeres merupakan tipikal penendang penalti yang lebih fokus kepada eksekusinya dibanding mencoba mengecoh kiper lawan. Itu terlihat dari tendangan-tendangannya yang biasanya kencang dan melaju tajam ke pojok gawang. Rekor apiknya saat ini jelas tidak terlepas dari pelajaran yang didapat dari tiga kegagalan di atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team