Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Stadion AC Milan
ilustrasi Stadion AC Milan (unsplash.com/spencermanley)

Intinya sih...

  • AC Milan selalu comeback dalam 3 pertemuan terakhir dengan Como sejak 2025

  • Rossoneri tak pernah clean sheet saat menghadapi Como

  • AC Milan tak pernah kalah di San Siro dalam 10 pertandingan terakhir

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesempatan AC Milan untuk memangkas jarak poin dengan sang pemuncak klasemen, Inter Milan, terbuka lebar. Pada giornata 24 Serie A Italia 2025/2026, Rossoneri akan menjamu Como 1907 di San Siro. Laga tersebut berlangsung pada Kamis (19/2/2026) pukul 02.45 WIB.

Pertemuan AC Milan dengan Como sendiri sempat diwarnai sejumlah catatan menarik. Meski Rossoneri lebih dominan dalam beberapa pertemuan terakhir, Como kerap mampu menyulitkan dengan selalu mencetak gol lebih dulu. Lebih lengkapnya, berikut tiga fakta menarik AC Milan kontra Como per 18 Februari 2026.

1. AC Milan selalu comeback dalam tiga pertemuan terakhir menghadapi Como sejak 2025

Sejak 2025, AC Milan sudah tiga kali berhadapan dengan Como. Dalam semua pertemuan tersebut, Rossoneri selalu tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan. Catatan itu menunjukkan karakter dan mentalitas kuat AC Milan saat menghadapi tekanan, khususnya saat berjumpa dengan Como.

Salah satu comeback terjadi saat AC Milan bertandang ke markas Como pada giornata 19 Serie A 2024/2025. Rossoneri berhasil menundukkan tuan rumah di Stadio Giuseppe Sinigaglia dengan skor 2-1 pada Rabu (15/1/2025) malam WIB. Laga tersebut diwarnai dua gol dalam selang 5 menit yang memastikan AC Milan mencuri poin penuh.

Sejak laga berlangsung, tidak ada gol yang tercipta bagi kedua tim hingga babak pertama usai. Akan tetapi, publik tuan rumah bergemuruh setelah Como berhasil memecah kebuntuan lewat gol Assane Diao pada menit 60. AC Milan berhasil comeback setelah Theo Hernandez pada menit 71 dan Rafael Leao pada menit 76 mencetak gol untuk membalikkan keadaan bagi Rossoneri.

2. AC Milan tak pernah clean sheet saat menghadapi Como

Meski mampu comeback, AC Milan tak pernah mencatatkan clean sheet dalam tiga pertemuan terakhir melawan Como. Bahkan, dalam 2 dari 3 laga tersebut, Rossoneri sudah kebobolan sejak babak pertama. Skuad asuhan Massimiliano Allegri tetap harus mewaspadai lini serang Como yang kerap memberikan kejutan.

Pada giornata 16 Serie A 2025/2026, Como sebagai tuan rumah mampu membuka keunggulan pada menit 10 melalui Marc-Oliver Kempf pada Jumat (16/1/2026) WIB. Situasi serupa juga terjadi pada giornata 29 Serie A 2024/2025, Minggu (16/3/2025) WIB, saat Lucas Da Cunha mencetak gol pembuka pada menit 33. Catatan tersebut menjadi perhatian bagi lini belakang Rossoneri untuk meningkatkan konsentrasi sejak awal ketika kembali menghadapi Como asuhan Cesc Fabregas.

3. AC Milan tak pernah kalah di San Siro dalam sepuluh pertandingan terakhir

Sebelum menjamu Como, AC Milan berada dalam tren positif saat bermain sebagai tuan rumah. Rossoneri tak pernah kalah dalam 10 pertandingan kandang dengan rincian 7 kemenangan dan 3 keimbangan. Terakhir kali mereka mengalami kekalahan di San Siro terjadi pada matchday perdana Serie A 2025/2026.

Dari 3 pertemuan terakhir, AC Milan baru 1 kali menjamu Como, yakni pada giornata 29 Serie A 2024/2025. Bermain di San Siro, Rossoneri sukses menang atas Como dengan skor tipis 2-1. Tijjani Reijnders memastikan kemenangan tersebut dan membawa AC Milan meraih tiga poin pada Minggu (16/3/2025) malam WIB.

AC Milan sejatinya sempat tertinggal 0-1 pada babak pertama setelah kebobolan pada menit 33 lewat gol dari Lucas Da Cunha. Memasuki babak kedua, Christian Pulisic menyamakan kedudukan pada menit 53. Gol kemenangan yang dinanti publik San Siro akhirnya tercipta pada menit 75 melalui Tijjani Reijnders yang memastikan Rossoneri berbalik unggul hingga laga usai.

Sejak berada di bawah kendali Allegri, AC Milan menjelma menjadi tim yang tangguh, khususnya saat bermain di kandang. Pada laga nanti di San Siro, peluang untuk terus memperpanjang tren positif terbuka lebar. Terlebih lagi, catatan pertemuan terakhir melawan Como yang berpihak pada Rossoneri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team