Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Inter Milan
ilustrasi Inter Milan (unsplash.com/gozstudio)

Inter Milan sukses membuat Sassuolo tak berdaya di hadapan pendukungnya sendiri pada pekan ke-24 Serie A Italia 2025/2026. Bermain di Mapei Stadium pada Senin (9/2/2026) malam WIB, klub berjuluk I Nerazzurri membantai tuan rumah dengan skor telak 0-5. Lima gol kemenangan disarangkan oleh Yann Aurel Bisseck (11’), Marcus Thuram (28’), Lautaro Martinez (50’), Manuel Akanji (53’), dan Luis Henrique (88’). 

Kemenangan ini membuat Inter Milan makin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan mengoleksi 58 poin, terpaut 8 angka dari rival sekota, AC Milan. Di balik pesta gol tersebut, terselip enam fakta menarik usai pasukan Cristian Chivu mencukur Sassuolo malam tadi. Termasuk keberhasilan Lautaro Martinez yang menyamai rekor legenda klub.

1. Federico Dimarco mengemas hattrick assist di Mapei Stadium

Federico Dimarco berperan sebagai pemain kunci di balik kemenangan telak Inter Milan dengan mencatatkan tiga assist dalam satu laga. Performa gemilangnya selama 90 menit membuat pemain asli Italia tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik di lapangan. Tambahan tiga umpan matang ini membuat Dimarco kini mengoleksi total 11 assist dari 22 laga yang telah ia mainkan. Torehan tersebut menjadikannya salah satu bek dengan jumlah umpan kunci tertinggi di Serie A musim ini.

2. Cetak 1 gol, Lautaro Martinez samai rekor legenda Roberto Boninsegna

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, mengukir sejarah besar usai menyumbang satu gol ke gawang Sassuolo. Gol tersebut membawanya menyamai torehan 171 gol milik Roberto Boninsegna sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub. Kini, Lautaro hanya terpaut dari dua legenda lainnya yakni Giuseppe Meazza di posisi puncak dengan 284 gol dan Alessandro Altobelli dengan 209 gol. Mengingat performanya yang masih tajam, bomber asal Argentina ini berpotensi besar untuk terus menambah pundi-pundi golnya.

3. Kemenangan sempurna dalam 8 laga tandang terakhir

Hasil positif di Mapei Stadium memperpanjang rekor sempurna Inter Milan yang selalu menang dalam delapan pertandingan tandang terakhir di liga. Dominasi ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Cristian Chivu untuk menjaga mentalitas juara saat bermain jauh dari kandang. Kekalahan tandang terakhir I Nerazzurri tercatat terjadi saat bertamu ke markas Napoli pada akhir Oktober 2025 lalu. Sejak saat itu, Inter Milan menjelma menjadi lawan yang sulit ditaklukkan bagi setiap tuan rumah.


4. Produktivitas tinggi, Inter Milan tunjukkan efektivitas serangan

Lini serang Inter Milan menunjukkan produktivitas luar biasa dalam beberapa laga terakhir di Serie A, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo. Tren ini sudah terlihat saat mengalahkan Pisa dengan skor meyakinkan, berlanjut hingga puncaknya menghancurkan Sassuolo dengan lima gol tanpa balas. Efektivitas serangan dan konsistensi penyelesaian akhir menjadi kunci keberhasilan tim asuhan Cristian Chivu dalam mencetak banyak gol.

5. Rekor tak terkalahkan Inter Milan berlanjut hingga 12 laga beruntun

Kemenangan telak atas Sassuolo memperpanjang tren positif Inter Milan menjadi 12 pertandingan tidak terkalahkan secara beruntun di Serie A. Dalam periode tersebut, Lautaro Martinez dan kolega sukses menyapu bersih 11 kemenangan dan hanya mencatatkan satu kali imbang. Konsistensi luar biasa ini menjadi fondasi kuat bagi Inter Milan untuk membuka peluang besar mengunci gelar Scudetto

6. Gol debut bagi Manuel Akanji dan Luis Henrique

Pesta gol di Mapei Stadium menjadi momen spesial bagi Manuel Akanji dan Luis Henrique, yang sukses mencetak gol perdana mereka bagi Inter Milan. Kedua pemain yang baru didatangkan pada musim panas 2025 tersebut akhirnya berhasil mencatatkan nama di papan skor melalui kombinasi serangan yang baik. Gol debut ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri keduanya untuk terus berkontribusi di sisa musim.

Rangkaian fakta tersebut mempertegas dominasi Inter Milan di Serie A musim ini. Dengan kemenangan besar, produktivitas ofensif yang tinggi, dan rekor tak terkalahkan, Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen. Keunggulan delapan poin membuka peluang besar bagi mereka untuk mengunci gelar Scudetto 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy