Jersey terbaru Timnas Indonesia gubahan Kelme. (IDN Times/Aditya Mustaqim)
Kritik itu membanjiri unggahan peluncuran jersey di akun Instagram resmi Timnas. Sebagian besar fans memberikan kritik tajam, karena kecewa seragam tempur Pasukan Garuda kembali mengalami penurunan dari segi desain.
Sambutan negatif ini seperti saat Erspo meluncurkan kolaborasi pertamanya. Namun, Erspo berhasil meningkatkan aura Sandy Walsh dan kawan-kawan di atas lapangan, lewat desain keduanya.
Pandangan serupa juga dilontarkan Founder Kolektor Jersey Timnas Indonesia (KJTI), Budi Frastio. Secara desain, Budi memang mengakui kalau hasil kolaborasi federasi dengan Kelme kurang memuaskan.
"Bisa dibilang kurang memuaskan ya, apalagi setelah yang Erspo terakhir itu kan bagus. Jadi, ini agak kurang secara desain. Tapi belum tahu detail bahannya seperti apa, karena mungkin baru bisa pegang akhir pekan ini," kata Budi kepada IDN Times, Jumat (13/3/2026).