FIFA (Federation Internationale de Football Assosiation) berencana bakal mengubah aturan soal pemain sepak bola dalam membela tim nasional. Usulan baru itu berisi jika seorang pemain bisa membela timnas negara lain walau sudah membela negara asalnya di ajang resmi maksimal 2 pertandingan dan tidak ada panggilan lagi setelah itu.
Selama ini aturan yang berlaku di statuta FIFA nomor 17 menjelaskan bahwa pemain sudah tidak bisa membela negara lain jika sudah memperkuat salah satu timnas di ajang resmi level senior, namun jika pemain tersebut telah membela suatu negara di tim senior tetapi bukan di ajang resmi, ia masih dapat di izinkan bermain untuk negara lain.
Ide ini diajukan oleh Victor Montagliani selaku Presiden CONCACAF (Federasi Sepakbola Amerika Utara) yang berpendapat bahwa di era saat ini banyak masalah kewarganegaraan terjadi khusunya di Asia dan Amerika Utara. Di situasi demikian menurutnya merupakan momen tepat untuk mencari jalan keluar tanpa mencederai integritas pertandingan.
"Banyak sekali permasalahan yang mencuat beberapa tahun belakangan, karena dunia telah berubah, aturan keimigrasian juga ikut berubah," jelas Victor Montagliani seperti yang dilansir Reuters. Rencana ini akan dibahas di bulan November dan akan diputuskan sebelum akhir tahun 2017.
