Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
FIFA Kasih Deadline ke Iran soal Partisipasi di Piala Dunia 2026, Kapan?
Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara dalam Kongres FIFA ke-76 di Vancouver Convention Centre, 30 April 2026, di Vancouver, Kanada. (Foto: Don MacKinnon/AFP)

  • FIFA dan Iran akan bertemu di markas FIFA, Nyon, Swiss, untuk membahas skema partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 di tengah ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat.
  • FIFA memberi batas waktu hingga 20 Mei 2026 bagi Iran untuk mengirim perwakilan resmi agar kejelasan partisipasi mereka dalam turnamen bisa segera dipastikan.
  • Delegasi Iran sebelumnya mengalami perlakuan kurang menyenangkan saat menghadiri Kongres FIFA di Kanada, termasuk interogasi terkait afiliasi dengan Garda Revolusi Iran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - FIFA dan Iran dijadwalkan untuk bertemu demi membahas skema partisipasi di Piala Dunia 2026, menyusul situasi geopolitik yang belum mereda. Rencananya, pertemuan itu akan digelar di markas FIFA, Nyon, Swiss.

Rencana ini digagas setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan Iran tetap berkompetisi dalam Piala Dunia 2026 di Kongres Tahunan, meski hubungan politik pemerintahnya dengan Amerika Serikat memanas usai terjadinya perang dalam tiga bulan terakhir. Namun, skema kedatangan Iran ke Amerika Serikat, harus disusun terlebih dulu agar berlangsung mulus.

1. FIFA tetapkan batas waktu untuk Iran

Ketika sudah membuka jalan, FIFA juga menetapkan batas waktu buat Iran dalam menggelar pembicaraan dengannya. Paling lambat, mereka meminta agar Iran mengirim perwakilannya sampai 20 Mei 2026 nanti.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstroem, agar kelangsungan turnamen lebih jelas.

2. Undangan FIFA langsung direspons Iran

ilustrasi sepak bola (pexels.com/PABLO GOMEZ)

Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, merespons langsung permintaan FIFA. Dia memastikan akan ada perwakilan dari FFIRI untuk menghadiri pertemuan dengan FIFA dan jawaban atas partisipasi Iran bakal segera diumumkan.

"Posisinya, kami segera mengadakan pertemuan dengan FIFA," ujar Taj, dilansir Sport Bible.

3. Perwakilan Iran dapat perlakuan gak enak, lagi

Delegasi Iran sempat mendapat perlakuan tak enak ketika hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver beberapa waktu lalu. Saat hendak masuk wilayah Kanada, delegasi Iran yang dipimpin Taj mengaku sempat disindir secara halus saat diinterogasi oleh petugas imigrasi. Dalam pengakuannya, Taj sempat ditanya tentang afiliasinya dengan Garda Revolusi Iran (IRGC).

Jawaban Taj saat itu, menyatakan mayoritas orang Iran terafiliasi dengan IRGC. Hingga akhirnya, petugas yang menginterogasi Taj menjawab "Terserah Anda", dan dianggap sebagai sindiran halus untuk dideportasi.

Editorial Team