Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia Dari Kelme, Ada Aroma Sejarah
Jersey terbaru Timnas Indonesia gubahan Kelme. (IDN Times/Aditya Mustaqim)
  • Kelme resmi merilis jersey baru Timnas Indonesia dengan desain yang terinspirasi dari sejarah sepak bola nasional dan semangat merah putih ikonik.
  • Jersey home menggabungkan elemen klasik tahun 1999 dengan teknologi kain jacquard ringan, breathable, serta eco dye agar warna merah tetap awet dan nyaman dipakai.
  • Jersey away menampilkan interpretasi modern budaya Indonesia lewat motif batik geometris, potongan ergonomis 3D, serta detail logo dan label silikon berteknologi tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Apparel asal Spanyol, Kelme, merilis jersey baru untuk Timnas Indonesia pada Kamis (12/3/2026) malam WIB. Ada beberapa jersey yang mereka perkenalkan, beserta dengan ragam filosofinya.

Dalam keterangan resmi Kelme, jersey home Timnas Indonesia dirancang dengan inspirasi dari warisan sejarah sepak bola Indonesia. Desainnya menghidupkan kembali identitas garis merah putih ikonik yang pernah menjadi simbol semangat bangsa di lapangan.

Terinspirasi dari jersey legendaris tahun 1999 dan diperkaya dengan elemen klasik dari era sebelumnya, desain ini menjadi penghormatan bagi generasi pionir yang pertama kali membawa kebanggaan Indonesia ke panggung sepak bola internasional.

Walaupun tampilannya merefleksikan sejarah, konstruksinya dirancang untuk masa depan. Jersey ini menggunakan kain jacquard dinamis yang ringan, breathable, dan cepat kering sehingga memberikan kebebasan bergerak serta kenyamanan maksimal selama pertandingan.

Teknologi eco dye dengan ketahanan tinggi memastikan warna merah ikonik tetap kuat. Teknologi itu juga menjamin warna merah di jersey tidak mudah pudar meski digunakan dalam berbagai pertandingan dan pencucian berulang.

Sementara itu, jersey away menghadirkan interpretasi modern dari kekayaan budaya Indonesia. Terinspirasi dari garis, pola titik, serta simbol khas batik, desain ini menafsirkan kembali warisan tradisional melalui bentuk geometris, tekstur piksel, serta gradasi yang merefieksikan energi dan dinamika permainan sepak bola dan futsal.

Potongannya untuk kedua jersey ini dibentuk melalui pola ergonomis 3D yang dikembangkan dari data fisik pemain Timnas Indonesia sehingga mampu mengikuti pergerakan eksplosif pemain saat berlari maupun bertarung di lapangan.

Detail finishing menegaskan presisi tinggi dari desain ini. Logo Kelme diaplikasikan menggunakan teknologi high frequency welding untuk tampilan yang tahan lama. Sementara crest tim nasional berbahan silikon 3D tampil menonjol di dada sebagai simbol kebanggaan bangsa.

Pada bagian hem, untuk Jersey player issue digunakan label silikon laser yang terinspirasi dari bentuk telinga kucing lynx pada logo claw Kelme. Label ini berfungsi sebagai tanda autentikasi dengan efek prisma yang memantulkan warna biru hingga emas saat terkena cahaya.

Sementara itu, pada jersey replica digunakan label dengan desain yang lebih standar berbentuk emblem heksagonal Kelme, tanpa efek reflektif. Sehingga tampil lebih sederhana namun tetap merepresentasikan identitas resmi produk.

"Kami ingin menghadirkan jersey Timnas Indonesia yang tidak hanya memiliki identitas kuat secara visual, tetapi juga dilengkapi inovasi dan pendekatan teknologi yang menyesuaikan karakter permainan serta kondisi iklim tropis," ujar CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya.

Editorial Team