Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pertandingan
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/Alex Simpson)

Brighton & Hove Albion kalah 0-1 dari Aston Villa pada Rabu (11/2/2026). Ironisnya, The Seagulls kehilangan poin akibat bunuh diri yang dilakukan Jack Hinshelwood. Ini menjadi gol bunuh diri keempat Brighton di English Premier League (EPL) 2025/2026 per pekan 26. Itu merupakan jumlah terbanyak bersama Burnley dan Wolverhampton Wanderers.

1. Brighton & Hove Albion gagal menang saat melawan Tottenham Hotspur pada 20 September 2025 akibat bunuh diri Jan Paul van Hecke

Gol bunuh diri pertama Brighton & Hove Albion di Premier League 2025/2026 terjadi pada 20 September 2025. Saat itu, mereka menjamu Tottenham Hotspur di Amex Stadium untuk memainkan laga pekan kelima. Jan Paul van Hecke tidak berdaya ketika crossing dari Mohammed Kudus mengenai pahanya dan masuk ke gawang sendiri yang dijaga Bart Verbruggen.

Momen tersebut membuat Brighton gagal meraih kemenangan. Sebelumnya, mereka sempat unggul 2-0. Yankuba Minteh membuka papan skor pada menit 8 dan Yasin Ayari menggandakan keunggulan pada menit 31. Spurs lantas memulai kebangkitan mereka melalui gol Richarlison pada menit 43 yang juga berasal dari assist Kudus.

2. Brighton & Hove Albion imbang 1-1 dengan Wolverhampton Wanderers pada 5 Oktober 2025 akibat bunuh diri Bart Verbruggen

Setelah Jan Paul van Hecke, pemain Brighton & Hove Albion selanjutnya yang membuat gol bunuh diri juga berasal dari Belanda. Dia adalah sang kiper, Bart Verbruggen. Ini terjadi pada 5 Oktober 2025 ketika mereka menjalani pekan ketujuh melawan Wolverhampton Wanderers sebagai tamu di Molineux Stadium.

Verbruggen awalnya melakukan penyelamatan luar biasa. Ia menahan tendangan voli Marshal Muntes. Bola lantas mengenai tiang. Sayangnya, si kulit bundar berbalik ke dalam lapangan dan membentur tubuhnya dan masuk ke gawang. Beruntung, Brighton selamat dari kekalahan berkat aksi van Hecke yang menanduk umpan Stefanos Tzimas pada menit 86.

3. Bunuh diri Georginio Rutter ikut menyebabkan Brighton & Hove Albion kalah dari Arsenal pada 27 Desember 2025

Brighton & Hove Albion berhadapan dengan Arsenal pada pekan ke-18 Premier League 2025/2026. Laga berlangsung pada 27 Desember 2025. Brighton mendapat ujian berat. Sebab, selain mesti bertarung melawan pemuncak klasemen, mereka juga bertindak sebagai tamu di depan publik Emirates Stadium. Terbukti, skuad asuhan Fabian Huerzeler akhirnya kalah dengan skor 1-2.

Gol kedua Arsenal berasal dari bunuh diri Georginio Rutter pada menit 52. Striker asal Prancis itu membobol gawang sendiri setelah menanduk sepak pojok Declan Rice di tiang dekat. Ironisnya, Rutter tidak mendapat gangguan dari siapa pun saat melakukannya. Gol pertama Arsenal dibuat Martin Odegaard (14’). Sementara, Brighton memperkecil kekalahan melalui Diego Gomez (64’).

4. Brighton & Hove Albion kalah 0-1 dari Aston Villa pada 11 Februari 2026 akibat bunuh diri Jack Hinshelwood

Brighton & Hove Albion bermain sebagai tamu di Villa Park saat menjalani pekan ke-26 Premier League 2025/2026 melawan Aston Villa, Rabu (11/2/2026). Laga ini menjadi momen pecahnya rekor besar. James Milner membuat penampilannya yang ke-653 di EPL. Itu menyamai catatan milik Gareth Barry sebagai pemain yang paling sering tampil di EPL.

Sayangnya, Milner tidak bisa mengakhiri momen istimewanya dengan kemenangan. Ia dan Brighton pulang dari Birmingham dengan kekalahan 0-1. Gol yang masuk ke gawang mereka berasal dari penggawa sendiri, Jack Hinshelwood. Gelandang muda itu melakukan bunuh diri setelah menyundul sepak pojok Leon Bailey pada menit 86.

Premier League mencatat, empat bunuh diri yang sudah dibuat Brighton di EPL 2025/2026 per pekan ke-26 menyamai jumlah dalam 2 musim sebelumnya. Mereka hanya melakukan dua bunuh diri di EPL 2023/2024 dan 2024/2025. Ini tentu menjadi evaluasi besar bagi sang pelatih, Fabian Huerzeler.

Jika dicermati, 3 dari 4 bunuh diri Brighton di atas berasal dari situasi crossing. Dua merupakan sepak pojok dan satu lainnya open play. Ini jelas sangat bisa diantisipasi. Hanya bunuh diri Bart Verbruggen yang bisa benar-benar disebut momen sial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy