Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Guardiola Marah-marah Rumput Kandang ManCity Jelek
mancity.com

Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak mau gengsi untuk mengakui rumput di kandang timnya, Etihad Stadium, sangat buruk kualitasnya. Guardiola bahkan menyatakan kualitas rumput Etihad sama buruknya dengan Craven Cottage, markas Fulham.

Selama ini, Craven Cottage disebut sebagai stadion terburuk di Premier League. Seluruh tim yang bertandang ke sana, merasa kesal dengan rumput yang tinggi dan tanah keras.

1. Sudah tahu sejak pertama kali datang ke ManCity

Pep Guardiola. (skysports.com)

Kondisi yang sama juga dialami oleh ManCity. Guardiola mengaku masalah tersebut sudah ada sejak pertama kali datang ke Etihad.

Guardiola sempat bertanya kepada staf lapangan Etihad, kenapa rumput dan kualitas tanahnya berada di bawah standar.

"Tapi, saya tak bisa berargumentasi karena bukan ahlinya. Saya terima saja. Kenyataannya, memang rumput lapangan kami jelek. Kami terus mencoba cari solusi, tapi tak kunjung berhasil," kata Guardiola dikutip The Guardian.

2. Kalah jauh dari Old Trafford dan Anfield

twitter.com/LFC

Kualitas lapangan seperti Old Trafford dan Anfield, disebutkan Guardiola, jauh lebih bagus ketimbang Etihad. Dia bingung, karena sebenarnya masalah yang dihadapi Manchester United dan Liverpool sama, yakni cuaca.

Namun, manajemen ManCity tak bisa mengatasi masalah tersebut sampai sekarang.

"Cuaca di Inggris memang sulit, tapi ada beberapa stadion yang rumputnya bagus. Anfield, Old Trafford, Emirates, bahkan Puskas Arena, rumputnya bagus, seperti karpet," terang Guardiola.

3. Kagum dengan Fulham

standard.co.uk

Kini, Guardiola harus berhadapan dengan rumput Craven Cottage saat ManCity menghadapi Fulham di sana, Sabtu (13/3/2021). Dia harus putar otak, karena skema permainannya bisa saja terhambat lantaran kondisi rumput.

"Saya kagum dengan permainan Fulham, kecepatan yang dimiliki saat main di stadion sulit. Rumput di sana sama jeleknya dengan punya kami. Jadi, mereka lawan yang sulit," terang pria asal Spanyol tersebut.

Editorial Team