Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
-
Ilustrasi VAR. (IDN Times/Aditya Pratama).

Intinya sih...

  • Flick nilai Lewandowski gak offside

  • Deco juga ikut berang

  • Kualitas VAR di Spanyol tidak berkembang

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hansi Flick dan Deco mengeluhkan kinerja video assistant referee (VAR) saat Barcelona dilibas Atletico Madrid 0-4 pada leg pertama semifinal Copa del Rey musim 2025/26, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Ada dua momen yang buat mereka berang.

Salah satunya adalah ketika meninjau gol yang dicetak Pau Cubarsi, pada menit 51. Wasit VAR butuh delapan menit untuk mengambil keputusan, yang dinilai cukup mengganggu permainan.

1. Flick nilai Lewandowski gak offside

Gol Cubarsi dibatalkan akibat Robert Lewandowski yang memantulkan bola sudah terjebak offside lebih dulu. Bagian ujung belakang sepatu Lewandowski dianggap sedikit menjorok ke depan.

Ofisial diduga kesulitan untuk menarik garis lurus untuk mengambil keputusan. Sementara, menurut Flick, Lewandowski tidak offside. Keputusan itu pun membuatnya geram, terlebih tidak ada penjelasan yang gambang dari wasit.

"Mereka harus menunggu delapan menit, ayolah. Mereka menemukan sesuatu selama itu? Oke, saat saya melihat situasi ini, jelas tidak offside. Mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda. Kalau begitu, katakan kepada kami. Tidak ada komunikasi. Ini sangat buruk di sini," kata Flick dikutip dari Football Espana.

2. Deco juga ikut berang

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, juga mengecam kinerja VAR. Atletico seharusnya dapat kartu merah, setelah Giuliano Simeone menekel Alejandro Balde, namun VAR tidak meninjau pelanggaran tersebut.

"Jika VAR meninjau tekel Simeone terhadap Balde, mungkin itu juga akan menjadi kartu merah," kata Deco dikutip dari Marca.

3. Kualitas VAR di Spanyol tidak berkembang

Atas insiden di Estadio Metropolitano, Deco tak sungkan melontarkan kritik tajam terkait kualitas VAR di Spanyol. Menurutnya, tidak ada peningkatan selama teknologi itu dipakai untuk sepak bola.

"Saya tidak melihat adanya peningkatan dengan VAR, semakin lama kian sulit untuk memahami keputusannya, dan mereka membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengambil keputusan," kata Deco.

Editorial Team