Laga ini menjadi pengingat bahwa Derby London tidak pernah mudah Chelsea. Pada pertandingan ini West Ham United tampil sangat spartan sejak menit awal pertandingan berjalan. Buktinya bisa dilihat saat Nayef Aguerd membawa tuan rumah unggul cepat lewat sundulannya di menit ke-7. Chelsea sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Carney Chukwuemeka di menit ke-28, namun momen kunci terjadi ketika Enzo Fernandez gagal mengeksekusi penalti di akhir babak pertama.
Di babak kedua, West Ham United yang bermain lebih efektif kembali unggul melalui Michail Antonio di menit ke-53, meski The Hammers harus bermain dengan 10 pemain setelah Nayef Aguerd harus diusir keluar lapangan karena terkena kartu merah di menit ke-67. Walaupun bermain dengan 10 pemain, West Ham United justru semakin rapat dalam bertahan. Justru di masa injury time, Lucas Paqueta berhasil memastikan kemenangan West Ham United atas Chelsea lewat titik putih pada menit ke 90+5. Laga ini membuktikan bahwa semangat juang The Hammers mampu meruntuhkan dominasi penguasaan bola Chelsea.
Pertemuan kedua tim selalu berlangsung sengit. Kendati dalam lima pertemuan terakhir Chelsea dominan dengan meraih empat kemenangan, hal itu tidak akan membuat West Ham United menyerah begitu saja, dan dijamin akan membuat Derby London pada awal bulan Februari nanti akan berlangsung dengan sangat ketat. Pada akhirnya, rivalitas klasik ini bukan hanya soal statistik di atas kertas, melainkan tentang gairah dan harga diri untuk menjadi penguasa tanah London yang sesungguhnya.
Pertandingan antara Chelsea vs West Ham akan berlangsung pada Minggu, (1/2/2026) pukul 00:30 WIB. Siapa yang akan menang?