Arsenal merupakan salah satu peserta langganan Liga Champions Eropa (UCL). Kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid di Emirates Stadium pada 5 Mei 2026 merupakan penampilan mereka yang ke-225 di ajang yang mulai bergulir pada 1955 ini. Namun, The Gunners sebetulnya baru memegang status itu ketika kompetisi memasuki era anyar pada 1992. Sebelumnya, Arsenal cuma pernah bermain sepuluh kali.
10 Hasil Pertandingan Arsenal di UCL Era Lama

1. Arsenal menang 3-1 dan 4-0 atas Stromsgodset pada ronde pertama UCL 1971/1972
Arsenal debut di Liga Champions pada 1971/1972 berkat menjuarai Divisi Utama Inggris musim sebelumnya. Mereka bertemu Stromsgodset pada ronde pertama. Arsenal berhasil menang 3-1 di Ullevaal Stadion pada 15 September 1971. Mereka mencetak golnya melalui Peter Simpson (2’), Peter Marinello (20’), dan Eddie Kelly (85’). Sementara, gol Stromsgodset dibuat Steinar Pettersen (52’).
Empat belas hari berselang, tim asuhan Bertie Mee menggelar leg kedua di kandangnya, Highbury. Mereka mempermalukan lawannya dari Norwegia itu dengan mencetak empat gol tanpa balas. Ray Kennedy membuka papan skor pada menit 6. John Radford mengemas brace pada menit 18 dan 58. George Armstrong kemudian mencetak gol pemungkas pada menit 78.
2. Arsenal mengalahkan Grasshoppers 2-0 dan 3-0 pada ronde kedua UCL 1971/1972
Setelah melewati Stromsgodset, Arsenal berhadapan dengan Grasshoppers pada ronde kedua Liga Champions 1971/1972. Mereka kembali meraih kemenangan meski bermain sebagai tamu lebih dulu. Arsenal mengalahkan wakil asal Swiss ini 2-0 di Hardturm pada 20 Oktober 1971. Sepasang golnya berasal dari Ray Kennedy pada menit 3 dan George Graham pada menit 88.
Arsenal kembali menjaga cleansheet dan mencetak satu gol lebih banyak saat menjamu Grasshoppers di Highbury pada 3 November 1971. Ray Kennedy lagi-lagi menjadi pemain yang membuka papan skor. Ia melakukannya pada menit 40. Charlie George menggandakan keunggulan pada menit 49. John Radford kemudian menciptakan gol terakhir 8 menit sebelum waktu normal selesai.
3. Arsenal kalah 1-2 dan 0-1 dari Ajax Amsterdam pada perempat final UCL 1971/1972
Langkah Arsenal di Liga Champions 1971/1972 terhenti pada perempat final. Mereka dijegal Ajax Amsterdam. Arsenal kalah 1-2 ketika bertandang ke Olympisch Stadion Amsterdam pada 8 Maret 1972. Sempat unggul lewat aksi Ray Kennedy (15’), mereka tumbang akibat brace Gerrie Muhren (27’, 74’).
Saat tampil di Highbury pada 22 Maret 1972, Arsenal tidak mampu mencetak gol dan malah kebobolan satu gol. Nahas, George Graham melakukan bunuh diri pada menit 14. Kala itu, Ajax memang tim kuat di Eropa. Mereka merupakan juara bertahan UCL dan berhasil mempertahankannya.
4. Arsenal unggul 6-1 dan kalah 0-1 saat melawan Austria Vienna pada ronde pertama UCL 1991/1992
Setelah 1971/1972, Arsenal baru kembali bermain di Liga Champions 20 musim berselang. Tim asuhan George Graham lolos ke UCL 1991/1992 karena menjuarai Liga Inggris musim sebelumnya. Arsenal berhadapan dengan Austria Vienna pada ronde pertama. Mereka menang telak dengan agregat 6-2.
Arsenal membantai Vienna 5-1 di Highbury pada 18 September 1991. Alan Smith memborong 4 gol dan 2 gol lain dibuat Andy Linighan serta Anders Limpar. Sementara itu, gol hiburan Vienna dicetak Andreas Ogris. Arsenal kemudian kalah di Ernst-Happel-Stadion pada 2 Oktober 1991 akibat tendangan penalti Peter Stoger.
5. Arsenal imbang 1-1 dan kalah 1-3 dari Benfica pada ronde kedua UCL 1991/1992
Arsenal berjumpa Benfica pada ronde kedua Liga Champions 1991/1992. Mereka berhasil pulang dari Estadio da Luz pada 23 Oktober 1991 dengan seri 1-1. Kevin Campbell menyamakan kedudukan pada menit 17 setelah gol Isaias 2 menit sebelumnya.
Sayangnya, Arsenal justru kalah 1-3 lewat babak tambahan ketika bermain di Highbury pada 6 November 1991. Mereka memimpin dulu lewat gol Colin Pates pada menit 20. Namun, Benfica berjaya berkat gol Isaias pada menit 36 dan 107 serta Vasiliy Kulkov pada menit 100.
Arsenal hanya bermain sepuluh kali di Liga Champions sebelum era baru ajang ini dimulai pada 1992. Klub dan kompetisi kemudian berkembang sehingga jumlah penampilan Arsenal setelahnya pun meningkat drastis.