Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penampakan Jakarta International Stadium yang dipakai untuk IYC 2021.
Penampakan Jakarta International Stadium yang dipakai untuk IYC 2021.

Intinya sih...

  • Pemantauan sudah dilakukan pada Senin lalu

  • Belum ada keputusan final

  • Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat Ramadhan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, optimistis Persija Jakarta bisa menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 20 Februari nanti. Pemantauan langsung sudah dilakukan.

"Mereka (pihak JIS) optimistis stadion bisa digunakan. Saya pribadi, dari pihak JIS juga, optimistis pekerjaan bisa selesai sebelum 20 Februari," kata Diky kepada awak media.

1. Pemantauan sudah dilakukan pada Senin lalu

Pertandingan BRI Liga Super League antara Persija Jakarta vs Maluku United FC di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/8). (dok. beritajakarta.id)

Diky mengungkapkan, pemantauan langsung ke JIS sudah dilakukan pada Senin (9/2/2026) lalu. Dari situlah, penilaian soal potensi JIS bisa dipakai saat lawan PSM diketahui.

"Senin lalu kami sudah melakukan peninjauan ke JIS bersama-sama. Ada progres yang cukup baik di JIS, tetapi kami masih menunggu keputusan dari panitia pelaksana (panpel)," kata Diky.

2. Belum ada keputusan final

Perkenalan para pemain Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (IDN Times / Tino Satrio)

Namun, Diky menegaskan sampai titik ini, belum ada keputusan final apakah Persija bisa main di JIS atau tidak lawan PSM nanti. Pemantauan masih dilakukan, sampai akhirnya keputusan itu bisa diambil.

"Untuk saat ini belum ada kepastian. Komunikasi masih berjalan, tetapi belum ada keputusan final. Setahu saya memang masih dalam tahap pembahasan. Intinya belum ada keputusan final," kata Diky.

3. Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat ramadan

Jakarta International Stadium (JIS) (jakarta-tourism.go.id)

Sebelumnya, Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat melakoni laga kandang selama periode ramadan. Sebab, mereka tak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yang dipersiapkan untuk Timnas Indonesia.

Menilik situasi SUGBK yang tak bisa dipakai, serta tak pastinya JIS dan Patriot, mencuat lagi potensi Persija terusir dari Jakarta dan Jabodetabek. Situasi ini bukan pertama kalinya menimpa Persija.

Saat melakoni laga kandang lawan PSBS Biak dan Persik Kediri pada Oktober dan November 2025, Persija harus main di Stadion Manahan karena JIS dan SUGBK tak bisa dipakai.

Memasuki ramadan pada akhir Februari 2025, ada tiga laga kandang yang bakal Persija lakoni, yakni lawan PSM, Borneo FC, dan Dewa United. Seiring tak bisanya SUGBK dipakai, serta belum pastinya JIS dan Patriot, akankah mereka terusir lagi dari Jakarta?

Editorial Team