Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Timnas Futsal Indonesia lawan Irak di fase grup Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Irak di fase grup Piala Asia 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Timnas Futsal Indonesia berpotensi menjadi juara Piala Asia 2026

  • Tantangan berat menanti dengan kemungkinan bertemu Jepang atau Afghanistan di semifinal

  • Persaingan sengit di bagian lain turnamen dengan kehadiran tim-tim tangguh seperti Thailand, Iran, dan Uzbekistan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia tinggal tiga langkah lagi untuk menjadi juara Piala Asia Futsal 2026. Kendati berstatus tuan rumah turnamen, jalur mereka untuk menyabet gelar raja Asia tergolong cukup berat.

Vietnam menjadi ujian perdana Pasukan Garuda di fase gugur. Partai perempat final itu akan dilangsungkan di Indonesia Arena, Senayan, pada Selasa (3/2/2026) malam WIB.

1. Setelah Vietnam, Timnas Futsal Indonesia ditunggu Jepang atau Afganistan

Timnas Futsal Indonesia lawan Irak di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Jika berhasil menyingkirkan Vietnam, Timnas Indonesia dinanti Jepang atau Afghanistan di semifinal. Jepang yang berstatus peringkat 13 dunia tentu lebih difavoritkan untuk melaju ke babak tersebut.

Terlebih, Jepang tampil trengginas di Grup C. Mereka sempurna di fase grup, menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Namun, Afghanistan juga tim tangguh. Mereka bertengger di peringkat 28 dunia, hanya empat tingkat lebih rendah dari Tim Merah Putih.

2. Bagan seberang dihuni tim berkualitas

Timnas Futsal Indonesia lawan Kyrgyztan di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Nah, andai melaju ke final, Timnas Indonesia dinanti sederet tim tangguh di bagan seberang. Itu karena ada Thailand, Iran, dan Uzbekistan yang berhasil melaju ke perempat final.

Irak juga harus diperhitungkan, lantaran berhasil menahan imbang tim asuhan Hector Souto di laga pamungkas Grup A. Kehadiran mereka di masing-masing bagan tentu membuat Timnas Indonesia harus melalui jalur berat dalam misinya menjadi juara.

3. Timnas Indonesia tanpa tekanan

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Menyikapi soal peta persaingan, Souto merasa Timnas tanpa beban, khususnya di perempat final. Itu karena Vietnam dihantui ekspektasi tinggi, lantaran pernah mencapai semifinal turnamen ini.

"Kami tidak ada yang harus ditakuti. Jika ada yang merasa tertekan, itu Vietnam, karena mereka sudah pernah mencapai semifinal Piala Asia. Timnas Futsal Indonesia tak ada tekanan," ujar Souto selepas diimbangi Irak 1-1, Sabtu (31/1/2026).

Editorial Team