Jakarta, IDN Times - Jepang mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026. Samurai Biru menjadi negara Asia pertama yang mampu meraih kemenangan dengan selisih empat gol setelah menghancurkan Tunisia 4-0 pada laga Grup F, Minggu (21/6/2026) siang WIB.
Kemenangan di Monterrey Stadium itu menjadi kemenangan perdana Jepang pada Piala Dunia 2026. Hasil tersebut sekaligus memperbesar peluang tim asuhan Hajime Moriyasu melaju ke fase gugur.
Berdasarkan catatan FIFA, kemenangan atas Tunisia tidak hanya penting bagi perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026. Hasil tersebut juga menciptakan rekor bersejarah bagi sepak bola Asia.
Jepang menjadi negara Asia pertama yang mampu menang dengan selisih empat gol di ajang Piala Dunia. Rekor tersebut tercipta setelah 151 pertandingan yang melibatkan wakil dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Pencapaian ini semakin mempertegas status Jepang sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Asia. Samurai Biru sebelumnya hanya mencatat kemenangan terbesar 3-1 saat mengalahkan Denmark pada Piala Dunia 2010.
Dalam pertandingan tersebut, tiga gol Jepang dicetak oleh Keisuke Honda, Yasuhito Endo, dan Shinji Okazaki. Namun, kemenangan atas Tunisia menjadi catatan yang lebih spesial karena hadir dalam momentum pertandingan ke-1000 sepanjang sejarah Piala Dunia.
Selain menciptakan sejarah, kemenangan atas Tunisia membuat posisi Jepang semakin nyaman di Grup F. Mereka kini memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya, baik sebagai juara grup maupun runner-up.
Sementara itu, Tunisia harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan dari Jepang menjadi kekalahan kedua mereka di Grup F dan memastikan langkah mereka terhenti di Piala Dunia 2026.
Jepang kini harus fokus menghadapi pertandingan terakhir fase grup. Samurai Biru akan berhadapan dengan Swedia dalam duel pamungkas, Jumat (26/6).
Laga tersebut diprediksi berjalan sengit karena Swedia masih memiliki peluang lolos. Tim yang kini berada di posisi ketiga dengan tiga poin itu masih berpeluang merebut posisi teratas Grup F.
Bagi Jepang, pertandingan melawan Swedia menjadi kesempatan untuk mengamankan posisi terbaik sekaligus melanjutkan momentum setelah mencetak sejarah sebagai negara Asia pertama yang pesta gol di Piala Dunia.
