Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi logo Juventus
ilustrasi logo Juventus (unsplash.com/yamiable)

Intinya sih...

  • Nama Gianni Agnelli disinggung dalam film dokumenter berjudul Juventus, Primo Amore

  • Andrea Agnelli juga memberikan perasaan serupa terhadap Juventus

  • Hilangnya rasa Juventus di tim Elkann saat ini jadi salah satu petinggi Juventus

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Juventus belakangan sulit berprestasi di semua kompetisi. Ternyata, kesulitan mereka meraih trofi belakangan ini disebut-sebut karena kurangnya rasa kasih sayang.

Perkara ini diutarakan legenda klub, Marco Tardelli. Dia mengkritik pemilik Juventus sekarang, John Elkann, yang dianggap tidak memberikan kasih sayang semestinya kepada klub.

1. Nama Gianni Agnelli disinggung

Dalam film dokumenter berjudul Juventus, Primo Amore, Tardelli menyebut Presiden Juventus di masa lalu, Gianni Agnelli, memberikan kasih sayang pada tim. Hasilnya, Juventus mampu berprestasi.

"The Avvocato (julukan mantan Presiden Juventus, Gianni Agnelli) tidak menggunakan Juventus sebagai bisnis, tetapi menikmati kebersamaan dengan para pemain. Saat ini, para pemilik tidak terlalu memperhatikannya," kata Tardelli, dilansir Gazzetta.

2. Andrea Agnelli juga memberikan perasaan serupa

Tidak cuma Gianni, Tardelli juga menyebut Andrea Agnelli, yang punya kasih sayang sama besar. Meski tak akrab, Tardelli merasa Andrea masih bisa diajak bicara.

"Saya tidak pernah benar-benar akrab dengannya. Tapi, mungkin saya merindukan Andrea Agnelli (keponakan Gianni). Dia ada di lapangan. Dulu, dia adalah seseorang yang bisa diajak bicara," ujar Tardelli.

3. Hilangnya rasa Juventus di tim

Elkann saat ini jadi salah satu petinggi Juventus, dan punya garis keturunan dari keluarga besar Agnelli. Elkann memiliki darah Prancis dari ayahnya dan mengenyam pendidikan di negara tersebut.

Elkann kemudian banyak membawa orang-orang dari Prancis di jajaran direksi Juventus, yakni Damien Comolli dan Francois Modesto. Tardelli menilai mereka tak punya rasa memiliki terhadap Juventus.

"Sekarang orang-orang Prancis telah tiba. Meski telah membuat kekacauan, kini mereka masih ada di sana. Saya harap Juventus menemukan pemilik baru," ujar Tardelli.

Editorial Team