Jakarta, IDN Times - Kejutan terjadi di Copa del Rey. Real Madrid tumbang saat jumpa tim gurem, Albacete, dalam babak 16 besar, Kamis dini hari WIB (15/1/2026).
Laga kali ini memang berlangsung sulit buat Los Blancos. Mereka kebobolan lebih dulu di menit 42. Tandukan Javi Villar memanfaatkan situasi sepak pojok sukses menjebol gawang Andriy Lunin.
Madrid pada akhirnya bisa menyamakan skor. Franco Mastantuono sukses mencetak gol penyeimbang kala babak pertama memasuki masa injury time selama tiga menit. Kemelut yang terjadi di depan gawang, usai Dean Huijsen menanduk bola, berhasil dimanfaatkan Mastantuono untuk menjadi gol.
Paruh kedua, Madrid tampil begitu dominan. Mereka terus menekan Albacete dan menciptakan sederet peluang berbahaya. Namun, kiper Raul Lizoain tampil gemilang dan menciptakan sederet penyelamatan berkelas yang membuat Madrid frustrasi.
Asyik menyerang, Madrid malah kebobolan di menit 82. Jefte Betancor kali ini menjebol gawang Madrid lewat tembakan jarak dekat.
Gol ini memantik semangat Madrid. Mereka pada akhirnya bisa mencetak gol penyeimbang lewat aksi Gonzalo Garcia di masa injury time babak kedua.
Tragedi buat Madrid muncul pada masa kritis. Ketika laga nyaris berakhir, Betancor malah menghadirkan mimpi buruk buat Madrid. Dia kembali menjebol gawang Lunin untuk kedua kalinya, membuat Albacete menang 3-2. Dengan hasil ini, Madrid dipastikan tersingkir dari Copa del Rey.
