Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kekalahan Arsenal sebelum Kunci Gelar Juara EPL 2025/2026
ilustrasi Premier League (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Arsenal resmi menjuarai Premier League 2025/2026 setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth pada pekan ke-37, memastikan The Gunners unggul empat poin dengan satu laga tersisa.
  • Sepanjang musim, Arsenal sempat mengalami lima kekalahan penting termasuk dari Liverpool, Aston Villa, Manchester United, Bournemouth, dan Manchester City yang membuat posisi puncak sempat tergeser.
  • Mentalitas tangguh dan konsistensi permainan di bawah arahan Mikel Arteta menjadi kunci kebangkitan Arsenal hingga akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk kembali meraih trofi liga tertinggi Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Arsenal berhasil mengakhiri puasa trofi kasta teratas Inggris. Mereka resmi dinobatkan sebagai kampiun English Premier League 2025/2026 seiring dengan hasil imbang Manchester City versus Bournemouth pada pekan ke-37. Dengan satu laga tersisa, The Gunners berada di puncak klasemen dengan 82 poin dan terpaut 4 poin dari Manchester City di peringkat kedua. 

Arsenal tak melewati perjalanan yang mudah sebelum memastikan diri sebagai juara. Terhitung sejak pekan pembuka, mereka merasakan lima kekalahan. Itu termasuk dua kekalahan beruntun yang membuat tim besutan Mikel Arteta sempat turun dari puncak klasemen menuju penghujung musim.

1. Arsenal takluk di markas Liverpool pada pekan ketiga

Arsenal selalu meraih kemenangan tanpa kebobolan dalam dua laga pertama. Namun, tren positif itu berakhir ketika bertemu Liverpool pada pekan ketiga. The Gunners gagal meraih poin di Anfield usai takluk 0-1. Kekalahan ini membuat Arsenal turun dari puncak klasemen ke peringkat ketiga.

Dominik Szoboszlai menjadi pencetak gol kemenangan bagi Liverpool. Ia melakukannya dengan tendangan bebas pada menit 83. Sementara itu, lini serang Arsenal yang dihuni Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Viktor Gyokeres tak mampu memecah kebuntuan.

2. Arsenal kalah dramatis di markas Aston Villa

Arsenal tertinggal 0-1 pada babak pertama saat bertandang ke markas Aston Villa pada pekan ke-15. Sepakan kaki kanan Matty Cash berhasil menembus gawang David Raya pada menit 36. Mikel Arteta merespons ketertinggalan itu dengan memasukkan Viktor Gyokeres dan Leandro Trossard pada awal babak kedua.

Keputusan pelatih berbuah manis dengan Trossard mencetak gol penyama kedudukan pada menit 52. Sayangnya, gawang Arsenal kecolongan beberapa saat sebelum laga berakhir. Emiliano Buendia mencetak gol kemenangan bagi Aston Villa pada menit 90+5.

3. Arsenal kalah dari Manchester United di markas sendiri

Arsenal mendapat perlawanan sengit saat menjamu Manchester United pada pekan ke-23. Tuan rumah sempat unggul lebih dahulu lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit 29. Namun, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Bryan Mbeumo pada menit 37 yang sekaligus membuat babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Lima menit usai babak kedua dimulai, Patrick Dorgu membawa Setan Merah berbalik unggul 2-1. Usaha The Gunners untuk menyamakan skor baru menemui hasil lewat gol Mikel Merino pada menit 84. Namun, Matheus Cunha muncul sebagai mimpi buruk Arsenal dengan gol penentu kemenangan bagi tim tamu pada menit 87.

4. Arsenal dipermalukan Bournemouth pada pekan ke-32

Sinyal bahaya menghampiri Arsenal pada pekan ke-32. Skuad besutan Mikel Arteta gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah dengan kalah 1-2 dari Bournemouth. Hasil negatif ini bermula dengan gol Junior Kroupi pada menit 17. Penyerang muda asal Prancis itu membobol gawang David Raya yang sekaligus menjadi golnya yang kesepuluh sepanjang musim ini.

The Gunners mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika mendapat hadiah penalti pada menit 35. Viktor Gyokeres yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melakukan tugasnya. Lalu, Alex Scott yang bermain sejak menit pertama mencetak gol kemenangan bagi Bournemouth pads menit 74.

5. Arsenal turun dari puncak klasemen usai kalah dari Manchester City

Tren negatif Arsenal berlanjut pada pekan ke-33. The Gunners gagal meraih poin dengan kalah 1-2 di markas Manchester City. Hasil negatif ini membuat mereka turun dari puncak klasemen.

Dalam duel di Etihad Stadium, Rayan Cherki membuka keunggulan bagi The Citizens pada menit 16. Arsenal merespons dengan menyamakan kedudukan berkat sepakan kaki kanan Kai Havertz pada menit 18. Namun, gawang David Raya kebobolan oleh gol penentu kemenangan Erling Haaland pada menit 65. 

Meski sempat mengalami periode sulit dan kehilangan posisi puncak klasemen, Arsenal mampu bangkit pada momen-momen krusial hingga akhirnya memastikan diri sebagai juara Premier League 2025/2026. Mentalitas kuat serta konsistensi permainan menjadi faktor penting keberhasilan skuad asuhan Mikel Arteta dalam menghadapi tekanan sepanjang musim. Gelar ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk kembali menjadi penguasa kasta tertinggi sepak bola Inggris.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team