Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Kekalahan Kandang AC Milan dari Cagliari sebelum 2026
pertandingan sepak bola (unsplash.com/Zach Rowlandson)

AC Milan masih memiliki satu misi tersisa di Serie A Italia 2025/2026 meski telah dipastikan gagal merengkuh gelar juara. Rossoneri harus meraih kemenangan saat menerima kunjungan Cagliari pada pekan terakhir. Tambahan tiga poin akan membuat mereka finis di peringkat empat besar dan tampil di Liga Champions Eropa musim depan. Laga itu akan berlangsung di Giuseppe Meazza pada Senin (25/5/2026) pukul 01.45 WIB.

Dalam sejarah pertemuan dengan Cagliari di berbagai ajang, AC Milan menunjukkan dominasi ketika tampil di markas sendiri. Sepanjang sejarah sebelum 2026, Rossoneri hanya merasakan 4 kekalahan dari total 47 pertemuan. Berikut detailnya.

1. AC Milan takluk 0-1 oleh gol tunggal Roberto Muzzi pada 1996/1997

AC Milan memiliki Christophe Dugarry dan Dejan Savicevic di lini serang saat menjamu Cagliari pada pekan 34 Serie A 1996/1997. Sayangnya, kehadiran keduanya tak mampu memecah kebuntuan hingga Rossoneri gagal mencetak gol sepanjang laga. Savicevic bahkan harus keluar lapangan karena terkena kartu merah pada menit 64. 

Di sisi lain, Cagliari mengakhiri duel dengan kemenangan 1-0. Roberto Muzzi menjadi pahlawan kemenangan tim tamu dengan golnya pada menit 10. Cagliari memiliki peluang untuk menambah keunggulan pada menit 41. Namun, Giuseppe Pancaro yang dipilih sebagai eksekutor penalti gagal melakukan tugasnya.

2. Usai sempat unggul lebih dahulu, AC Milan kalah pada 1975/1976

AC Milan mampu unggul lebih dahulu oleh gol Egidio Calloni pada menit 23 ketika menjamu Cagliari pada pekan 30 Serie A 1975/1976. Namun, keunggulan itu hanya bertahan hingga menit 63 dengan Roberto Leschio mencetak gol penyama kedudukan. Rossoneri lalu dikejutkan dengan gol jarak jauh Pietro Paolo Virdis yang membuat Cagliari berbalik unggul semenit berikutnya.

Paolo Virdis membawa timnya unggul lebih jauh 3-1 pada menit 78. Kali ini, ia melakukannya dengan eksekusi dari penalti. Setelahnya, AC Milan hanya menambah satu gol lewat aksi Luciano Chiarugi pada menit 83.

3. AC Milan kalah 0-1 di Coppa Italia pada 1973

AC Milan menerima kunjungan Cagliari di Coppa Italia pada 3 Juni 1973. Sayangnya, status sebagai tuan rumah gagal dimaksimalkan Rossoneri. Skuad besutan Cesare Maldini takluk dengan skor tipis 0-1.

Satu-satunya gol di Giuseppe Meazza tersebut dicetak Luigi Riva. Ia menjebol gawang Rossoneri berkat assist Sergio Gori. Itu sekaligus menjadi golnya yang kedelapan di turnamen.

4. AC Milan kalah tipis 0-1 di Serie A 1967/1968

Kekalahan pertama AC Milan saat menjamu Cagliari terjadi pada pekan 22 Serie A 1967/1968. Rossoneri yang kala itu memuncaki klasemen sementara secara mengejutkan takluk 0-1. Ini sekaligus menjadi kelima kalinya bagi AC Milan menjamu Cagliari.

Gerry Hitchens menjadi satu-satunya pencetak gol pada pertemuan ini. Ia menjebol gawang Fabio Cudicini dengan tandukan kepala memanfaatkan crossing Francesco Rizzo pada menit 15. AC Milan juga harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 82 karena Karl-Heinz Schnellinger diusir wasit keluar lapangan.

Meski memiliki catatan historis yang dominan saat menghadapi Cagliari di kandang, AC Milan tetap tak boleh memandang remeh lawannya pada laga penutup Serie A musim ini. Rossoneri dituntut tampil konsisten dan efektif sejak menit awal agar tak mengulangi hasil-hasil mengecewakan yang pernah terjadi di Giuseppe Meazza. Jika mampu meraih tiga poin, AC Milan akan menutup Serie A 2025/2026 dengan manis sekaligus memastikan langkah ke Liga Champions Eropa musim depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy