Pelatih Persija, Mauricio Souza (tengah) dan Dony Tri Pamungkas (kiri) selepas melawan Arema, Minggu (8/2/2026). (IDN Times/Tino).
Pelatih Persija Mauricio Souza memang mengakui permainan anak-anak asuhnya kurang apik. Hal tersebut yang menjadi salah satu faktor yang membuat Macan Kemayoran bertekuk lutut.
Di babak kedua, Persija mencoba untuk lebih menyerang. Namun, Rizky Ridho dan kawan-kawan justru kehilangan fokus. Mereka pun dihukum oleh brace Gabriel Silva.
"Babak pertama tidak dapat kesempatan, Arema juga tidak mendapat ruang. Kami tahu ruang itu harus lakukan sesuatu. Keputusan itu tidak bisa dilakukan dengan baik. Kami tidak hati-hati sehingga kebobolan. Babak kedua kami melakukan dengan baik meski kebobolan. Tapi, dari babak pertama, kami memang kurang maksimal," kata Souza selepas laga.