Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Kekalahan Kandang Pertama Liverpool dari Crystal Palace di EPL
Anfield Stadium (unsplash.com/Nathan Wong)
  • Liverpool sudah empat kali kalah di Anfield dari Crystal Palace di ajang Premier League, menunjukkan rekor kandang yang tak selalu dominan atas The Eagles.
  • Kekalahan terjadi pada musim 2014/2015, 2015/2016, 2016/2017, dan terakhir 2023/2024, dengan skor beragam mulai dari 1-3 hingga 0-1.
  • Menjelang laga pekan ke-34 Premier League 2025/2026, Liverpool tetap diunggulkan namun harus waspada karena Palace kerap mencuri kemenangan di Anfield.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Liverpool akan menjamu Crystal Palace untuk ke-17 kalinya di English Premier League pada Sabtu (25/4/2026) pukul 21.00 WIB. Kedua tim akan bertemu untuk berebut kemenangan dalam sebuah laga yang menjadi bagian dari pekan 34 Premier League 2025/2026. Laga ini diprediksi berlangsung ketat seiring kompetisi yang memasuki periode krusial menjelang akhir musim.

Meski lebih diunggulkan karena tampil di kandang sendiri, Liverpool tak bisa menganggap remeh Crystal Palace. Dalam beberapa kesempatan terakhir menjamu Crystal Palace, Liverpool kesulitan meraih kemenangan. Bahkan, dalam sejarah pertemuan kedua tim di Premier League, The Eagles tercatat sudah empat kali mencuri kemenangan di Anfield.

1. Liverpool kalah 1-3 pada 2014/2015

Liverpool mencatatkan 4 kemenangan dan 1 keimbangan dalam 5 kesempatan pertama menjamu Crystal Palace di Premier League, yang terjadi pada 1992–2014. Kegagalan pertama The Reds untuk meraih poin saat menerima kunjungan The Eagles di Premier League terjadi pada 2014/2015. Tuan rumah yang ditangani Brendan Rodgers takluk dengan skor 1-3.

Lewat sepakan kaki kanan, Adam Lallana mampu membawa Liverpool unggul lebih dahulu pada menit 16. Usaha Crystal Palace untuk menyamakan kedudukan menemui hasil lewat tendangan bebas Jason Puncheon pada menit 43. The Reds tak mampu menambah gol selama babak kedua, sementara Crystal Palace mencetak dua gol lewat sepakan kaki kanan Wilfried Zaha (59’) dan Glenn Murray (90+1’) yang memanfaatkan rebound dari penalti.

2. Liverpool tak meraih poin dengan kalah 1-2 pada 2015/2016

Liverpool kembali gagal meraih poin saat menjamu Crystal Palace di Premier League 2015/2016. Skuad yang kali ini ditangani Juergen Klopp harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Laga tersebut berlangsung pada 8 November 2015.

Di bawah kendali Alan Pardew, The Eagles mampu unggul lebih dahulu lewat sepakan kaki kiri Yannick Bolasie pada menit 21. Sebelum babak pertama usai, Liverpool sempat menyamakan kedudukan berkat sontekan kaki kanan Philippe Coutinho pada menit 42. Namun, The Reds kecolongan oleh gol Scott Dann dengan tandukan kepala pada menit 82.

3. Brace Christian Benteke menjadi mimpi buruk Liverpool pada 2016/2017

Liverpool telah mengalami kekalahan dalam tiga laga kandang beruntun saat menjamu Crystal Palace di Premier League. Setelah dua kekalahan sebelumnya, The Reds kembali takluk pada 2016/2017. Kali ini, The Eagles kembali menutup duel dengan skor 2-1.

Tuan rumah memulai laga dengan baik, unggul 1-0 lewat tendangan bebas Philippe Coutinho pada menit 24, yang sekaligus menjadi golnya kesepuluh di Premier League musim ini. Namun, Crystal Palace mampu menyamakan kedudukan berkat sepakan kaki kiri Christian Benteke pada menit 42. Benteke yang baru saja pindah ke Palace dari Liverpool pada awal musim ini menghadirkan mimpi buruk bagi mantan klubnya dengan mencetak gol penentu kemenangan pada menit 74.

4. Liverpool kalah tipis 0-1 pada 2023/2024

Setelah 7 tahun, Liverpool akhirnya kembali kalah saat menjamu Crystal Palace di Premier League pada 14 April 2024. Kali ini, kedua tim bertemu untuk melakoni pekan 33 musim 2023/2024. The Eagles pulang dengan tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0.

Eberechi Eze menjadi satu-satunya pencetak gol dalam duel tersebut. Ia melakukannya dengan sepakan kanan memanfaatkan assist Tyrick Mitchell pada menit 14. Sementara itu, Luis Diaz, Darwin Nunez, dan Mohamed Salah yang dipasang sebagai penyerang The Reds gagal memecah kebuntuan.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Liverpool tidak selalu aman saat tampil di Anfield ketika menghadapi Crystal Palace. Empat kekalahan kandang itu menjadi bukti bahwa The Eagles kerap mampu memanfaatkan celah untuk mencuri poin, bahkan dalam situasi sulit sekalipun. Dengan latar belakang tersebut, pertemuan pada pekan 34 English Premier League 2025/2026 berpotensi kembali menghadirkan kejutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team