Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Kekalahan Kandang Terakhir Juventus dari Fiorentina di Serie A
Allianz Stadium (unsplash.com/Isaac Maffeis)
  • Juventus kembali ke jalur kemenangan usai menundukkan Lecce 1-0 di pekan 36 Serie A 2025/2026 dan kini naik ke posisi ketiga klasemen sementara.
  • Dalam sejarah pertemuan kandang sejak 1987, Juventus hanya tiga kali kalah dari Fiorentina: musim 1987/1988, 2007/2008, dan 2020/2021 dengan skor telak di masing-masing laga.
  • Menjelang duel kandang kontra Fiorentina pada pekan 37, Juventus diunggulkan namun tetap waspada karena La Viola datang dengan motivasi tinggi setelah empat laga tanpa kemenangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Juventus meraih kemenangan pada pekan 36 Serie A Italia 2025/2026 setelah selalu meraih hasil imbang dalam dua laga sebelumnya. Mereka sukses mencuri tiga poin dengan skor akhir 1-0 di markas Lecce. Hasil positif ini membuat mereka belum terkalahkan sejak pekan 27 dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara. 

Bianconeri berpeluang besar melanjutkan tren positif tersebut saat bertemu Fiorentina pada pekan 37. Selain status sebagai tuan rumah, keunggulan dalam sejarah pertemuan juga membuat Bianconeri layak diunggulkan untuk meraih kemenangan. Sejak 1987/1988 hingga 2024/2025, Juventus hanya merasakan tiga kekalahan dalam laga kandang menghadapi Fiorentina di Serie A.

1. Juventus kalah telak 0-3 pada 2020/2021

Juventus dibuat terkejut pada awal-awal laga saat menjamu Fiorentina pada pekan 14 Serie A 2020/2021. Tiga menit usai babak pertama dimulai, mereka kebobolan oleh gol cepat pemain yang mereka rekrut pada masa mendatang, Dusan Vlahovic. Penyerang tengah asal Serbia itu menjebol gawang Bianconeri memanfaatkan assist Franck Ribery dalam skema counter attack. 

Setelah tertinggal 0-1, Juventus harus kehilangan satu pemain pada menit 18. Juan Cuadrado diusir wasit keluar lapangan dengan mendapat kartu merah langsung. Pelatih Andrea Pirlo merespons kejadian ini dengan menarik keluar Aaron Ramsey dan memasukkan Danilo yang mampu beroperasi di sisi sayap pertahanan.

Namun, Bianconeri yang tampil di markas sendiri harus kebobolan dua gol lainnya. Pada menit 76, Alex Sandro mencetak gol bunuh diri yang membuat Fiorentina unggul 2-0. Martin Caceres lantas menjadi pencetak gol terakhir dalam duel ini pada menit 81 dan membuat La Viola menang telak tiga gol tanpa balas.

2. Juventus kalah 2-3 pada 2007/2008

Juventus melakoni duel sengit kontra Fiorentina pada pekan 26 Serie A 2007/2008. Mereka tertinggal lebih dahulu lewat sepakan kaki kiri Massimo Gobbi pada menit 19. Sepuluh menit berikutnya, usaha Bianconeri menyamakan kedudukan menemui hasil dengan Mohamed Sissoko mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan kaki kanan.

Sejak babak kedua dimulai, tuan rumah terus berusaha menekan hingga akhirnya mampu membalikkan keunggulan menjadi 2-1. Melalui assist dari Cristian Molinaro, Mauro Camoranesi menjebol gawang tim tamu dengan sepakan kaki kanan yang sekaligus menjadi golnya yang ketiga sepanjang musim ini. Sayangnya, Juventus tak mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

Fiorentina mampu membuat skor menjadi 2-2 lewat sepakan kaki kanan N’Diaye Papa Waigo pada menit 75. Daniel Osvaldo lalu muncul sebagai pahlawan kemenangan Fiorentina dengan golnya pada menit 90+3. Usai gol itu, Osvaldo mendapat kartu kuning kedua dari wasit dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

3. Juventus takluk 1-2 pada 1987/1988

Juventus telah tertinggal 0-1 pada babak pertama saat menerima kunjungan Fiorentina pada pekan 30 Serie A 1987/1988. Satu-satunya gol tersebut dicetak Roberto Baggio pada menit 31. Ketertinggalan itu membuat Pelatih Rino Marchesi melakukan dua pergantian pemain pada awal babak kedua. 

Bianconeri kembali kebobolan pada menit 75. Alberto Di Chiara menjebol gawang tuan rumah yang sekaligus menjadi golnya yang ketiga sepanjang musim ini. Sementara itu, Bianconeri hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti Luigi De Agostini pada menit 78.

Menjelang laga kandang menghadapi Fiorentina di Serie A 2025/2026, Juventus berada di posisi yang diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, tiga kekalahan di atas menjadi catatan bahwa Bianconeri juga harus tetap waspada. Apalagi, Fiorentina akan datang dengan motivasi berlebih usai selalu gagal menang dalam empat laga sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team