Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Skuad Persija saat lawan PSIM di Super League
Skuad Persija saat lawan PSIM di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Pesta HUT ke-97 Persija diwarnai oleh kehadiran suporter PSIM yang memberikan tekanan kepada tuan rumah

  • Koreografi ciamik dari The Jakmania menandakan dominasi Persija Jakarta dan harapan akan kembali meraih juara

  • Pesta sempurna Persija diakhiri dengan kemenangan atas PSIM, membuat HUT ke-97 'Macan Kemayoran' berakhir bahagia

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Terkadang, pesta ulang tahun tak selamanya sempurna. Namun, bagi Persija Jakarta, pesta HUT ke-97 mereka pada Jumat (28/11/2025) malam WIB, berlangsung meriah, sempurna, dan tanpa cela.

Pesta HUT ke-97 Persija ini bertepatan dengan laga pekan 14 Super League 2025/26, yang mempertemukan mereka dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Semua berakhir bahagia.

1. Pesta yang turut diramaikan suporter PSIM

Atmosfer berbeda hadir jelang laga pekan 14 Super League 2025/26 antara Persija Jakarta lawan PSIM Yogyakart. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dalam pesta HUT ke-97 Persija ini, suporter PSIM turut hadir meramaikan suasana. Tidak cuma ikut merayakan ulang tahun, mereka hadir sebagai pemberi teror bagi Persija Jakarta.

Pantauan IDN Times di SUGBK, fans PSIM sudah hadir di SUGBK sejak pukul 17.00 WIB. Beberapa di antara mereka masuk di tribune samping barat, yang dekat dengan pintu masuk ruang media.

Selama di SUGBK, fans PSIM ini meneriakkan yel-yel yang bernada intimidatif. Bukan mengejek memang, tetapi lebih memberikan tekanan kepada Persija sebagai tim tuan rumah.

Bahkan, beberapa fans PSIM ada yang berinteraksi juga dengan para The Jakmania, pendukung Persija, begini interaksi mereka.

"Mas, hari ini macannya jadi kucing ya," ucap salah seorang suporter PSIM.

"Hahaha, oke oke mas, enjoy Jakarta ya," balas The Jakmania.

2. Koreografi ciamik yang menandakan dominasi

Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sebuah koreografi ciamik dihadirkan kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania, jelang laga lawan PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (28/11/2025).

Koreografi ini terbentang di tribun utara dan selatan SUGBK. Di tribun utara, terpampang gagah koreografi berbentuk macan yang tengah diliputi api membara.

Tidak cuma itu, macan ini menggenggam 11 trofi juara liga, total trofi yang diraih Persija Jakarta sejak era Perserikatan sampai era Super League. Koreografi ini jadi penegas dominasi.

Sementara di tribun selatan, terpampang koreografi bergambarkan sosok Soekarno, Presiden pertama Indonesia yang jadi nama SUGBK, diapit oleh Si Pitung tokoh pahlawan Betawi dan seekor macan.

Di bawahnya, terpampang tulisan Until Our Last Breath atau yang berarti sampai titik darah penghabisan. Hal itu menandakan dukungan The Jakmania yang tak lekang oleh waktu.

Lewat koreografi di laga lawan PSIM ini, yang bertepatan dengan HUT ke-97 klub, para suporter Persija ingin menegaskan sebuah makna. Macan Kemayoran adalah salah satu klub terbesar di Indonesia yang akrab dengan juara di masa lalu. Mereka ingin hal itu terulang lagi musim ini.

3. Pesta sempurna yang diakhiri kemenangan

Skuad Persija saat lawan PSIM di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Semua pesta yang hadir di SUGBK ini makin sempurna dengan hasil yang didapat Persija lawan PSIM. Sepanjang laga, Persija sempat dibuat kesulitan oleh PSIM, sampai pertengahan babak kedua.

Sampai akhirnya, pada menit 77, Persija membuka keunggulan via Maxwell Souza. Kemudian, jelang laga tuntas, keunggulan Macan Kemayoran bertambah via Allano Lima jelang laga tuntas.

Selepas laga, suporter Persija, The Jakmania merayakan kemenangan atas PSIM ini dengan suar dan kembang api. HUT ke-97 Macan Kemayoran berakhir dengan tawa bahagia.

Editorial Team