Grismby Town mengawali perjalanan di Piala EFL 2001/2002 dengan mengalahkan Lincoln City. Mereka yang bermain di kasta kedua menang atas tim kasta keempat tersebut dengan skor 2-1. Nahas, Grimsby Town mendapat ujian berat pada babak kedua. Mereka harus menghadapi Liverpool yang berstatus sebagai juara bertahan. Tidak hanya itu, Grimsby Town juga bermain sebagai tamu di Anfield pada pertandingan yang berlangsung pada 8 Oktober 2001 ini.
Secara mengejutkan, Grismby Town mampu menahan gempuran serangan dari pasukan asuhan Gerard Houllier. Papan skor pun tetap imbang hingga waktu normal selesai. Hasilnya, laga berlanjut ke babak tambahan. Sayangnya, perjuangan keras para pemain Grimsby Town seakan menjadi sia-sia karena kesalahan tidak sengaja dari David Beharall. Ia menyentuh bola di kotak penalti. Eddie Wolstenholme yang bertugas sebagai wasit langsung menunjuk titik putih. Gary McAllister maju sebagai algojo dan berhasil membawa Liverpool memimpin.
Gol tersebut pun membuat para pemain Grismby Town lebih berani menyerang. Usaha mereka akhirnya berbuah pada menit 113. Marlon Broomes menyamakan kedudukan setelah menuntaskan sebuah bola liar di depan gawang. Tujuh menit berselang, Phil Jevons muncul sebagai pahlawan. Ia mencetak gol lewat sebuah tendangan jarak jauh yang fenomenal.
Grimsby Town pun melaju ke babak 16 besar. Mereka harus kembali melawan tim papan atas Premier League, Arsenal. Sayangnya, Grismby Town gagal kembali membuat kejutan. The Gunners menghentikan mereka dengan skor 2-0. Pada akhir musim, Blackburn Rovers menjuarai kompetisi ini usai mengalahkan Tottenham Hotspur.
Tiga hasil di atas merupakan momen-momen terbaik dalam sejarah Grimsby Town yang memang tidak penuh dengan prestasi. Langkah terjauh The Mariners di Piala EFL adalah menembus perempat final pada 1965/1966, 1979/1980, dan 1985/1985. Sementara di liga, klub yang terbentuk pada 1878 ini tidak pernah lagi bermain di level teratas sejak 1947/1948.