Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Kemenangan Kandang Terakhir AC Milan atas Atalanta di Serie A
pertandingan sepak bola (unsplash.com/Zach Rowlandson)
  • AC Milan sedang mengalami tren negatif di Serie A 2025/2026 dengan hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir, membuat posisi mereka turun ke peringkat tiga.
  • Dalam 12 laga kandang terakhir melawan Atalanta, AC Milan hanya menang tiga kali, dengan kemenangan terakhir terjadi pada musim 2022/2023 lewat skor 2-0.
  • Tiga kemenangan kandang bersejarah atas Atalanta terjadi pada musim 2013/2014, 2021/2022, dan 2022/2023, menjadi motivasi penting jelang duel pekan ke-36 di San Siro.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

AC Milan mencatatkan tren negatif menjelang akhir musim Serie A Italia 2025/2026. Dalam 5 laga sejak pekan 31 hingga 35, Rossoneri hanya meriah 1 kemenangan. Hasil kurang maksimal tersebut membuat posisi mereka turun dan digeser Napoli dari peringkat 2 ke peringkat 3.

Skuad besutan Massimiliano Allegri dituntut bangkit dan meraih kemenangan saat menjamu Atalanta pada pekan 36. Namun, AC Milan harus waspada meski berstatus sebagai tuan rumah. Dalam 12 kesempatan terakhir menjamu Atalanta di Serie A per 8 Mei 2026, Rossoneri hanya meraih 3 kemenangan.

1. AC Milan menang 2-0 pada 2022/2023

AC Milan meraih hasil imbang saat menjamu Atalanta pada 2023/2024 dan kalah pada 2024/2025. Dengan demikian, momen terakhir kali AC Milan meraih kemenangan terjadi pada 2022/2023. Skuad yang kalah itu ditangani Stefano Pioli sukses menutup duel dengan unggul dua gol tanpa balas. 

Dalam laga yang berlangsung pada 26 Februari 2023 tersebut, AC Milan unggul lebih dahulu pada menit 25. Gol itu tercipta lewat gol bunuh diri Juan Musso yang sekaligus membuat Rossoneri unggul 1-0 pada babak pertama. Pada menit 86, tuan rumah sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari assist Rafael Leao, Junior Messias melepaskan sepakan kaki kiri yang berbuah gol.

2. AC Milan meraih poin penuh berkat keunggulan 2-0 pada 2021/2022

AC Milan juga meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Atalanta pada 2021/2022. Namun, kali ini Rossoneri mendapat perlawanan ketat selama babak pertama. Lini serang yang dihuni Olivier Giroud dan Rafael Leao gagal memecah kebuntuan. Hal itu juga berlaku bagi La Dea. lini serang tim tamu yang dihuni Luis Muriel tak mampu mencetak gol.

Barulah gol pertama dalam duel ini tercipta pada menit 56. Rafael Leao membuka keunggulan tuan rumah dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Junior Messias. Theo Hernandez lalu mencetak gol terakhir dalam laga ini. Ia melakukannya dengan cara yang luar biasa, melakukan solo run dari lini belakang dan melewati beberapa pemain sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang membuat bola melaju ke sisi kiri gawang.

3. AC Milan menang telak 3-0 pada 2013/2014

AC Milan mampu tampil dominan saat menerima kunjungan Atalanta pada pekan 18 Serie A 2013/2014. Rossoneri menutup duel selama babak pertama dengan keunggulan 1-0. Ricardo Kaka menjadi sosok yang membuka keunggulan bagi tuan rumah di Giuseppe Meazza. Berawal dari skema counter attack, ia membobol gawang tim tamu dengan placing apik dari sisi kiri usai menerima umpan terobosan dari Urby Emanuelson. 

Kaka kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 65. Berawal dari umpan mendatar Mario Balotelli di sisi kanan yang gagal dikontrol dengan sempurna oleh Robinho, Kaka lalu menyambar bola tersebut dengan shooting keras dari jarak dekat. Dua menit kemudian, Bryan Cristante menutup pesta gol AC Milan di hadapan lebih dari 30 ribu penonton. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi Andre Consigli yang menjaga gawang Atalanta sepanjang laga.

Tiga kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi AC Milan saat menjamu Atalanta pada pekan 36 Serie A 2025/2026, Senin (11/5/2026) pukul 01.45. Kemenangan pada pertemuan kali ini tak hanya akan menambah catatan apik Rossoneri sebagai tuan rumah. Tiga poin tambahan juga akan membantu skuad besutan Massimiliano Allegri tak kehilangan kans untuk finis di zona Liga Champions Eropa. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team