Kemenangan beruntun Girona akhirnya terhenti pada pekan 21 setelah tertahan imbang oleh Getafe. Girona juga gagal menang dalam dua partai LaLiga berikutnya. Beruntung, posisi mereka hanya turun satu tingkat ke peringkat 12. Girona juga berhasil kembali ke jalur kemenangan pada saat tak terduga, yaitu ketika menjamu Barcelona pada pekan 24.
Melalui penampilan heroik plus keberuntungan, Girona menundukkan Barcelona 2-1. Padahal, mereka berkali-kali berada di posisi tak diuntungkan. Barcelona sempat mendapat hadiah penalti pada pengujung babak pertama. Namun, eksekusi Lamine Yamal hanya membentur tiang gawang.
Barcelona akhirnya tetap unggul duluan via sundulan Pau Cubarsi pada menit 59. Hebatnya, Girona hanya butuh 2 menit untuk menyamakan skor melalui Thomas Lemar. Tuan rumah bahkan menggenapi comeback berkat gol Fran Beltran pada menit 88. Itu adalah gol pertama Beltran bagi Girona sejak digaet dari Celta Vigo pada Januari 2026.
Setelah unggul, Girona makin gencar digempur Barcelona selama 10 menit injury time babak kedua. Girona bahkan harus kehilangan Joel Roca pada menit 99 karena kartu merah. Beruntung, keunggulan tuan rumah tak terganggu hingga akhir. Girona pun bertahan di peringkat 12, sedangkan Barcelona tergusur dari puncak klasemen sementara.
Girona FC sempat terancam terdegradasi dari LaLiga pada 2024/2025 lalu, tetapi akhirnya selamat. Musim ini pun tampaknya Girona masih akan tetap bertahan di kasta teratas. Sedang punya momentum positif, Girona bahkan mungkin bisa merangsek ke papan atas klasemen pada sisa 2025/2026.