Mulai 1992/1993, Liga Champions mengubah format putaran pertama menjadi fase grup. Namun, Sporting tetap kesulitan bersaing. Mereka hanya dua kali lolos dari fase grup dan selalu tersingkir pada babak 16 besar tanpa kemenangan. Format putaran pertama lalu diubah lagi menjadi fase liga sejak 2024/2025. Sejak itu, Sporting selalu berhasil lolos.
Pada 2024/2025, Sporting gagal menang dalam dua laga playoff knockout dan tersingkir. Barulah pada 2025/2026 mereka bisa merasakan kemenangan lagi setelah putaran pertama. Sporting tampil prima pada fase liga hingga lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, mereka terancam gugur lebih awal usai terbantai 0-3 oleh Bodo/Glimt pada leg pertama.
Hebatnya, Sporting berhasil membalikkan selisih tiga gol pada laga kedua. Mereka habis-habisan menggempur Bodo/Glimt dan berhasil unggul 3-0 dalam 90 menit. Gol-gol Sporting dicetak Goncalo Inacio, Pedro Goncalves, dan Luis Suarez. Skor agregat pun menjadi imbang hingga laga harus berlanjut ke babak tambahan.
Baru 2 menit babak tambahan dimulai Sporting, mencetak gol keempat via Maxi Araujo. Rafael Nel yang tampil sebagai debutan lalu menggenapi comeback Sporting dengan gol pada menit 121. Sporting pun mencapai babak perempat final UCL untuk kedua kalinya. Namun, mereka bakal bertemu lawan sulit pada fase tersebut, yaitu Arsenal.
Sporting CP memang terbilang minim prestasi di Liga Champions. Mereka sejauh ini baru tiga kali menang pada fase setelah putaran pertama. Mampukah Sporting meraih kemenangan keempat saat menghadapi Arsenal pada perempat final UCL 2025/2026?