Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Kemenangan Sporting CP di UCL setelah Putaran Pertama per Maret 2026
ilustrasi pertandingan Sporting CP (unsplash.com/Emerson Vieira)
  • Sporting CP memastikan tempat di perempat final UCL 2025/2026 setelah comeback dramatis melawan Bodo/Glimt dengan kemenangan 5-0, membalikkan kekalahan 0-3 pada leg pertama.
  • Sepanjang sejarahnya, Sporting CP baru tiga kali meraih kemenangan di fase setelah putaran pertama UCL: tahun 1962/1963, 1982/1983, dan kini pada musim 2025/2026.
  • Kemenangan atas Bodo/Glimt menjadi yang terbesar bagi Sporting di UCL sekaligus menandai langkah kedua mereka menuju perempat final kompetisi elit Eropa tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sporting CP sukses melaju ke perempat final UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. Keberhasilan Sporting dipastikan pada leg kedua babak 16 besar. Menghadapi Bodo/Glimt, peluang Sporting sebenarnya menipis setelah dihajar 0-3 pada laga pertama. Namun, mereka berhasil comeback dengan kemenangan 5-0 hingga unggul agregat 5-3.

Bagi Sporting, hasil leg kedua melawan Bodo/Glimt itu bersejarah. Itu adalah kemenangan terbesar yang pernah mereka raih di UCL. Sporting juga akhirnya menang lagi di Liga Champions pada fase setelah putaran pertama. Per Maret 2026, mereka baru tiga kali berhasil melakukannya. Inilah ketiga kemenangan tersebut.

1. Sporting CP menang 1-0 atas Dundee FC pada leg pertama babak 16 besar UCL 1962/1963

Sebelum 1992, Liga Champions menggunakan sistem gugur sejak putaran pertama. Hasilnya, Sporting CP sering kali langsung tersingkir. Mereka hanya empat kali berhasil melewati putaran pertama. Setelah lolos pun Sporting hanya dua kali meraih kemenangan pada babak berikutnya.

Kemenangan pertama diraih Sporting pada putaran kedua alias babak 16 besar Liga Champions 1962/1963. Saat itu mereka bertemu wakil Skotlandia, Dundee FC. Laga pertama digelar di Portugal dan Sporting menang 1-0, tetapi dengan susah payah. Mereka harus menunggu hingga menit 90 untuk mencetak gol melalui Geraldo da Rocha Carvalho alias Geo.

Pada leg kedua di Skotlandia, Sporting jadi bulan-bulanan Dundee FC. Tuan rumah unggul 4-0 lebih dulu berkat hattrick Alan Gilzean dan satu gol Alan Cousin. Sporting sempat memperkecil kekalahan melalui Figueiredo, tetapi tetap tersingkir karena kalah agregat 2-4.

2. Sporting CP sempat berpeluang ke semifinal UCL 1982/1983 usai memenangi leg pertama perempat final

Pada 1982/1983, Sporting CP menyisihkan Dinamo Zagreb pada putaran pertama Liga Champions. Mereka lalu bertemu wakil Bulgaria, CSKA Sofia, pada babak 16 besar. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada leg pertama di markas CSKA. Laga kedua di Portugal pun berakhir imbang, kali itu dengan skor 0-0.

Meski gagal menang dalam kedua laga, Sporting sukses menyisihkan CSKA berkat keunggulan gol tandang. Sporting pun mencapai perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya. Mereka bahkan sempat berpeluang melaju ke semifinal. Pasalnya, Sporting sukses memenangi leg pertama perempat final melawan Real Sociedad dengan skor 1-0.

Manuel Fernandes mencetak gol tunggal kemenangan Sporting CP pada menit 89. Sayangnya, Sporting terkena comeback pada leg kedua. Mereka dibekuk Sociedad 0-2 hingga kalah agregat 1-2 dan tersingkir.

3. Sporting CP menang 5-0 atas Bodo/Glimt dan memastikan langkah ke perempat final UCL 2025/206

Mulai 1992/1993, Liga Champions mengubah format putaran pertama menjadi fase grup. Namun, Sporting tetap kesulitan bersaing. Mereka hanya dua kali lolos dari fase grup dan selalu tersingkir pada babak 16 besar tanpa kemenangan. Format putaran pertama lalu diubah lagi menjadi fase liga sejak 2024/2025. Sejak itu, Sporting selalu berhasil lolos.

Pada 2024/2025, Sporting gagal menang dalam dua laga playoff knockout dan tersingkir. Barulah pada 2025/2026 mereka bisa merasakan kemenangan lagi setelah putaran pertama. Sporting tampil prima pada fase liga hingga lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, mereka terancam gugur lebih awal usai terbantai 0-3 oleh Bodo/Glimt pada leg pertama.

Hebatnya, Sporting berhasil membalikkan selisih tiga gol pada laga kedua. Mereka habis-habisan menggempur Bodo/Glimt dan berhasil unggul 3-0 dalam 90 menit. Gol-gol Sporting dicetak Goncalo Inacio, Pedro Goncalves, dan Luis Suarez. Skor agregat pun menjadi imbang hingga laga harus berlanjut ke babak tambahan.

Baru 2 menit babak tambahan dimulai Sporting, mencetak gol keempat via Maxi Araujo. Rafael Nel yang tampil sebagai debutan lalu menggenapi comeback Sporting dengan gol pada menit 121. Sporting pun mencapai babak perempat final UCL untuk kedua kalinya. Namun, mereka bakal bertemu lawan sulit pada fase tersebut, yaitu Arsenal.

Sporting CP memang terbilang minim prestasi di Liga Champions. Mereka sejauh ini baru tiga kali menang pada fase setelah putaran pertama. Mampukah Sporting meraih kemenangan keempat saat menghadapi Arsenal pada perempat final UCL 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team