Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Banyak Pemain Persija Dipanggil ke Timnas Indonesia?
Salah satu momen pertandingan pekan ke-18 BRI Liga 1 2023/2024 antara PSM Makassar versus Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare pada 3 November 2023. (Twitter.com/Persija_Jkt)
  • Persija Jakarta kembali jadi penyumbang terbanyak pemain untuk skuad sementara Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, dengan total enam pemain dari tim utama.
  • Direktur Persija Mohamad Prapanca menyebut banyaknya pemain klubnya di Timnas sebagai hasil rekrutmen bagus dan perkembangan positif akademi muda mereka.
  • Bambang Pamungkas menegaskan kontribusi besar akademi Persija yang rutin melahirkan pemain berkualitas hingga menembus tim utama dan Timnas senior.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta kerap menjadi tim yang paling banyak menyumbang pemain untuk Timnas Indonesia. Hal itu berlaku lagi pada Maret 2026 ini.

Tercatat, tim dengan julukan Macan Kemayoran itu menyumbang enam pemain ke skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Belum lagi, banyak juga pemain Persija yang masuk Timnas U-17 dan U-20.

1. Apa kata Persija soal ini?

Acara Ngopi Bareng Persija di paruh kedua Super League 2025/26. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengaku banyaknya pemain Persija di Timnas adalah jalan Tuhan. Kebetulan saja, rekrutmen mereka di paruh kedua ini banyak berisikan pemain Timnas.

"Kebetulan rekrutmennya bagus. Ya kan? Pas putaran kedua rekrutmennya bagus. Begitu diobservasi sama Timnas, terpilih. Nah, itu kan kebetulan saja, jalan Tuhan," kata Prapanca pada acara Ngopi Bareng Persija, Selasa (10/3/2026).

2. Senang juga banyak pemain Persija di Timnas muda

Acara Ngopi Bareng Persija di paruh kedua Super League 2025/26. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Selain itu, Prapanca juga mengaku senang banyak pemain Timnas U-17 dan U-20 yang berasal dari Persija. Di U-20, ada Radityo Raharjo, Ibra Ardiansyah Ohorella, Fabio Azka, Theodore Leeming, Irpan Abadi Siregar, dan Ahmad Mujadid. Sementara di U-17, ada Muhammad Rifaldi, Peres Akwila Tjoe, dan Ridho.

"Alhamdulillah, sampai hari ini banyak ke Timnas terus (pemain muda Persija). Itu banyak dari akademi berarti kan bagus perkembangannya, pembibitannya. Dan kami enggak mau berpuas diri sampai situ," kata Prapanca.

3. Menyoal akademi Persija yang ciamik

Pesepak bola Persija Jakarta Dony Try (kiri) diadang pesepak bola Borneo FC Villa Ruiz (kanan) saat menguasai bola pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Direktur Olahraga Bambang Pamungkas menyebut seringnya Persija menyumbang pemain ke Timnas ini tak lepas dari akademi yang ciamik. Akademi Persija acap memproduksi pemain-pemain jempolan.

"Sampai dengan sekarang setiap tahun selalu ada pemain akademi Persija yang naik ke tim utama. Dony Tri jadi yang paling berhasil, karena sekarang masuk ke Timnas senior," ujar pria yang akrab disapa Bepe itu.

Editorial Team