CAF menggunakan Pasal 82 dan 83 regulasi turnamen untuk menganulir status juara Senegal. Aturan tersebut secara tegas menyebutkan, tim yang meninggalkan lapangan sebelum laga usai tanpa izin wasit akan dianggap kalah dan dieliminasi.
Kebetulan, Senegal sempat melakukan aksi walkout selama 15 menit. Tindakan itu sebagai bentuk protes keras setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada Maroko, pada menit 90+5.
Merasa keputusan wasit kontroversial, skuad Singa Teranga langsung menuju ruang ganti. Setelah mogok cukup lama, Senegal akhirnya kembali ke lapangan setelah dibujuk sang kapten, Sado Mane.
Insiden ini yang membuat Brahim Diaz baru mengeksekusi penalti pada menit 90+24. Cukup disayangkan, tendangan panenka Diaz gagal menundukkan kiper Eduardo Mendy. Hingga akhirnya, Senegal juara dalam proses sporting yang wajar.