Buruknya kualitas Timnas Italia dipengaruhi dengan klub-klub Serie A yang lebih sering mengandalkan pemain veteran dan asing ketimbang talenta lokal. Menurut Transfermarkt, dari total 534 pemain yang bermain di Serie A, 366 di antaranya pesepak bola asing. Artinya, 68,5 persen pemain yang membela klub-klub Serie A bukan berasal dari Italia.
Inter Milan menjadi klub dengan jumlah pemain asing terbanyak, yaitu 16 pemain. Hanya ada delapan talenta lokal yang membela tim utama I Nerazzurri, seperti Alessandro Bastoni, Federico Dimarco, Nicolo Barella, Pio Esposito, Davide Frattesi, dan Francesco Acerbi. Sementara itu, AC Milan hanya memiliki 5 pemain lokal di tim utama, dengan tiga di antaranya tercatat pemain reguler, macam Samuele Ricci, Andrea Bartesaghi, dan Matteo Gabbia. Parahnya lagi, klub-klub Serie A sering kali mendatangkan pemain-pemain veteran asing yang sudah melewati era keemasannya, seperti Luka Modric ke AC Milan, Franck Ribery bersama Fiorentina, Kevin De Bruyne di Napoli, dan Pedro Rodriguez di Lazio.
Terlalu banyak pemain asing yang menjadi andalan klub-klub besar Serie A jadi salah satu faktor krusial Timnas Italia kesulitan menemukan talenta terbaik dengan kualitas papan atas. Hal tersebut mempengaruhi proses seleksi pemain untuk membela Gli Azzurri. Jenjang pembinaan pemain muda dari level akademi klub sampai tim nasional senior yang tidak dikelola secara serius menjadi salah satu kendala regenerasi sepak bola Italia.