Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kiper dengan Nilai Pasar Tertinggi di Euro 2024
Giorgi Mamardashvili (jersey hijau) saat menangkap bola. (instagram.com/gmamardashvili25)
  • Kiper Georgia, Giorgi Mamardashvili, mencatatkan 30 saves dan 1 clean sheet di Euro 2024.
  • Mike Maignan dari Prancis memiliki market value sebesar 38 juta euro setelah catatkan 4 clean sheet.
  • Gregor Kobel dari Swiss dibanderol dengan harga 40 juta euro meski tak mendapat kesempatan bermain di Euro 2024.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Euro 2024 diramaikan dengan para pemain bintang yang punya harga selangit. Pantas saja, pemain-pemain yang bermain di Euro tahun ini kebanyakan berasal dari klub liga top Eropa. Tak heran bila mereka memiliki harga di atas rata-rata.

Itu tak terkecuali untuk posisi penjaga gawang. Para kiper ternyata juga memiliki nilai pasar yang cukup tinggi. Namun, harga tinggi tak melulu menjamin penampilan mereka di Euro 2024.

Nah, kira-kira siapa saja kiper dengan nilai pasar tertinggi di Euro 2024? Berikut daftarnya!

1. Giorgi Mamardashvili (35 juta euro) mencetak sejarah baru untuk Georgia

Giorgi Mamardashvili (instagram.com/gmamardashvili25)

Penampilan perdana Giorgi Mamardashvili bersama Georgia di Euro 2024 bisa dibilang cukup bagus. Ia berhasil mengantarkan negaranya lolos ke babak 16 besar dan mencetak sejarah baru. Dalam 4 laga yang dilaluinya di Euro 2024, kiper muda berusia 23 tahun tersebut berhasil mencatatkan 30 penyelamatan dengan 1 clean sheet.

Giorgi Mamardashvili sendiri bukanlah kiper sembarangan. Ia merupakan penjaga gawang utama klub LaLiga Spanyol, Valencia. Harga pasarnya menjadi yang tertinggi di klub tersebut. Setelah penampilannya yang impresif, nilai pasarnya sekarang naik menjadi 35 juta euro atau sekitar Rp615 miliar.

2. Mike Maignan (38 juta euro) gagal membawa Prancis ke final Euro 2024

Mike Maignan (instagram.com/magicmikemaignan)

Kemampuan Mike Maignan sebagai kiper memang tidak diragukan lagi. Ia menjadi salah satu role mode penjaga gawang modern. Tak hanya menjadi seorang penjaga gawang yang biasa menggunakan tangan, ia juga lihai menggunakan kakinya. Bahkan, bisa dikatakan, kiper AC Milan ini punya insting untuk menjadi playmaker.

Bersama Timnas Prancis di Euro 2024, Mike Maignan hanya kemasukan 3 gol dan berhasil mencatatkan 4 clean sheet hingga semifinal. Kiper berusia 29 tahun ini sendiri punya nilai pasar yang cukup tinggi. Harga seorang Mike Maignan sebesar 38 juta euro atau setara dengan Rp668 miliar.

3. Gregor Kobel (40 juta euro) tidak pernah main sama sekali untuk Swiss di Euro 2024

Gregor Kobel (instagram.com/gregorkobel)

Kiper Swiss, Gregor Kobel, memiliki harga pasar yang cukup tinggi. Pemain berusia 26 tahun ini dibanderol dengan harga 40 juta euro atau setara Rp709 miliar. Nilai pasar pemain ini meningkat pesat setelah tampil apik bersama Borussia Dortmund pada 2023/2024. Saat itu, ia berhasil membawa klub tersebut ke final Liga Champions Eropa.

Namun, Gregor Kobel justru tak pernah mendapatkan satu menit bermain pun saat membela Swiss di Euro 2024. Ia kalah bersaing dengan kiper kawakan, Yann Sommer. Peluang Kobel untuk menjadi penjaga gawang Swiss sendiri masih cukup terbuka, mengingat Yann Sommer kemungkinan akan meninggalkan timnas sebentar lagi.

4. Diogo Costa (40 juta euro) tampil cukup apik bersama Portugal

Diogo Costa (instagram.com/diogomcosta99)

Diogo Costa merupakan kiper utama Portugal di Euro 2024. Penjaga gawang berusia 24 tahun ini sekarang bermain di liga domestik Portugal bersama klub raksasa, FC Porto. Sempat menjadi incaran Manchester United dan Chelsea, nilai pasarnya meningkat cukup pesat ke 40 juta euro atau Rp709 miliar. Nilai itu bahkan bertahan sampai sekarang.

Bersama Portugal di Euro 2024, ia selalu tampil penuh. Dari 5 penampilannya, Diogo Costa mampu mengemas 3 clean sheet dan hanya kebobolan 3 gol. Sayangnya, ia gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh. Setelah menghadapi Prancis pada perempat final, Minggu (7/7/2024), Portugal kalah dalam adu penalti. Costa gagal menepis semua tendangan pemain Prancis.

5. Gianluigi Donnarumma tidak mendapat bantuan berarti dari rekan setimnya di Italia

Gianluigi Donnarumma (instagram.com/azzurri | instagram.com/donnarumma)

Performa Gianluigi Donnarumma sebenarnya cukup oke. Namun, nilai pasarnya terus menurun. Sempat menyentuh angka 65 juta euro pada 2021 lalu, nilai pasar kiper Paris Saint-Germain itu kini tinggal 40 juta euro atau setara Rp709 miliar. 

Permainan Italia yang buruk tampaknya juga akan berdampak kepada nilai pasarnya. Mantan kiper AC Milan tersebut hanya mampu mengantarkan Italia sampai ke babak 16 besar Euro 2024. Ia mengakhiri Euro tahun ini dengan catatan yang kurang bagus. Dari 4 pertandingan yang dijalani, kiper berusia 25 tahun tersebut kebobolan 5 gol tanpa clean sheet sama sekali. Ini karena para bek Italia juga tidak tampil setangguh itu. Belum lagi penyesuaian taktik Luciano Spalletti.

Tak hanya para pemain depan, kiper ternyata juga memiliki nilai pasar yang cukup tinggi. Peran kiper yang sangat vital di lini belakang menjadi salah satu alasannya. Apalagi, pada era sepak bola modern, kiper harus punya kelebihan lain selain menangkap bola dan menjaga gawangnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team