Gianluigi Donnarumma (instagram.com/azzurri | instagram.com/donnarumma)
Performa Gianluigi Donnarumma sebenarnya cukup oke. Namun, nilai pasarnya terus menurun. Sempat menyentuh angka 65 juta euro pada 2021 lalu, nilai pasar kiper Paris Saint-Germain itu kini tinggal 40 juta euro atau setara Rp709 miliar.
Permainan Italia yang buruk tampaknya juga akan berdampak kepada nilai pasarnya. Mantan kiper AC Milan tersebut hanya mampu mengantarkan Italia sampai ke babak 16 besar Euro 2024. Ia mengakhiri Euro tahun ini dengan catatan yang kurang bagus. Dari 4 pertandingan yang dijalani, kiper berusia 25 tahun tersebut kebobolan 5 gol tanpa clean sheet sama sekali. Ini karena para bek Italia juga tidak tampil setangguh itu. Belum lagi penyesuaian taktik Luciano Spalletti.
Tak hanya para pemain depan, kiper ternyata juga memiliki nilai pasar yang cukup tinggi. Peran kiper yang sangat vital di lini belakang menjadi salah satu alasannya. Apalagi, pada era sepak bola modern, kiper harus punya kelebihan lain selain menangkap bola dan menjaga gawangnya.