Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kiprah Negara Tuan Rumah Piala Dunia dalam 3 Edisi Terakhir
ilustrasi Piala Dunia (pexels.com/Dar ius)

Piala Dunia 2026 menjadi edisi perdana turnamen dihelat di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sayangnya, seluruh tuan rumah belum mampu melaju jauh. Meski menjanjikan selama fase grup, ketiganya kompak terhenti di babak 16 besar. Sepanjang sejarah, memang tidak mudah untuk memenangkan trofi sebagai tuan rumah. Baru ada enam negara yang mampu juara ketika menjadi tuan rumah. Dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, para negara tuan rumah juga gagal. Lalu, seperti apa performanya?

1. Rusia menghadirkan kejutan dengan berhasil mencapai perempat final Piala Dunia 2018

Rusia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Edisi ini merupakan kesebelas kalinya turnamen digelar di Eropa. Namun, Rusia menjadi negara Eropa Timur pertama yang dipercaya. Kiprah Rusia terbilang menjanjikan di Piala Dunia 2018. 

Rusia tergabung di Grup A bersama Arab Saudi, Mesir, dan Uruguay. Pada laga pertama, Rusia mampu menghantam Arab Saudi lima gol tanpa balas, diikuti kemenangan 3-1 atas Mesir. Namun, kekalahan 0-3 dari Uruguay membuat Rusia lolos ke fase gugur di tempat kedua.  

Ketika babak 16 besar, Rusia menghadirkan kejutan dengan menyingkirkan Spanyol. Imbang 1-1 pada waktu normal dan extra time, Rusia memulangkan kampiun Piala Dunia 2010 tersebut setelah menang adu penalti 4-3. Sayangnya, langkah Rusia hanya sampai perempat final di Piala Dunia 2018. Rusia tersingkir sebab kalah penalti 3-4 dari Kroasia setelah imbang 2-2 pada waktu normal dan perpanjangan.

2. Qatar menjadi tuan rumah terburuk setelah gagal mendapatkan poin di Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 menjadi edisi berbeda sebab pertama kalinya digelar di Timur Tengah. Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah meski dalam pemilihannya diwarnai kontroversi. Ini juga menjadi edisi perdana Piala Dunia digelar pada pertengahan musim kompetisi karena faktor iklim. Piala Dunia 2022 dihelat pada November hingga Desember untuk menghindari suhu panas. 

Status tuan rumah juga membuat Qatar untuk pertama kalinya mentas di Piala Dunia. Nahasnya, debutnya ini tidak sesuai harapan. Qatar bahkan tersingkir setelah menjalani dua laga. Qatar tergabung di Grup A bersama Belanda, Ekuador, dan Senegal. Secara kualitas skuad, Qatar memang kalah dari para pesaingnya. Bukan hanya pemain, tetapi juga pengalaman. 

Pada partai pembuka grup, Qatar tak berkutik setelah kalah 0-2 dari Ekuador. Qatar kemudian menjadi tim pertama yang tersingkir dari kompetisi karena kalah 1-3 dari Senegal. Pada laga terakhir, Qatar dipermalukan Belanda dua gol tanpa balas. Performa ini membuat Qatar menjadi negara tuan rumah terburuk setelah gagal mendapatkan satu poin pun selama fase grup Piala Dunia 2022.

3. Kanada menjadi negara tuan rumah pertama yang tersingkir di Piala Dunia 2026

Kanada tergabung di Grup B bersama Bosnia & Herzegovina, Swiss, dan Qatar. Pada laga pertama grup, Kanada mesti puas berbagi poin usai hanya imbang 1-1 kontra Bosnia. Setelah itu, Kanada menghancurkan Qatar dengan enam gol tanpa balas. Pada laga ketiga, Kanada kalah 1-2 dari Swiss. Ini membuat Kanada lolos ke fase gugur sebagai runner up.

Finis di posisi kedua membuat Kanada berada di bagan yang sulit. Pada babak 32 besar, Kanada susah payah mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 1-0. Sayangnya, kiprah Kanada hanya sampai 16 besar. Bertarung kontra Maroko, Kanada tak berkutik dengan menderita kekalahan 0-3. Kanada menjadi negara tuan rumah pertama yang tersingkir di Piala Dunia 2026. Kendati begitu, capaian ke babak 16 besar merupakan yang terbaik bagi Kanada. 

4. Di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Meksiko menelan kekalahan dramatis dari Inggris

Langkah Meksiko juga terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Padahal, Meksiko punya laju positif dengan selalu menang dalam empat pertandingan. Namun, Inggris menjadi penghalang Meksiko melangkah lebih jauh di rumah sendiri. Meksiko tersingkir usai kalah 2-3.

Meksiko mencuri atensi tersendiri ketika fase grup. El Tri sukses menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan tanpa kemasukan gol. Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan, diikuti oleh hasil 1-0 kontra Korea Selatan. Pada laga terakhir, Meksiko menang tiga gol tanpa balas atas Ceko. Sementara di babak 32 besar, Meksiko mampu mengalahkan Ekuador 2-0. Meski impresif, Meksiko tak mampu mengalahkan Inggris walau unggul jumlah pemain. Alhasil, Meskiko gagal ke perempat final Piala Dunia 2026.

5. Amerika Serikat juga terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Belgia

Amerika Serikat melengkapi gugurnya tuan rumah lainnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Padahal, Amerika Serikat menjadi negara yang paling menjanjikan dibandingkan Kanada dan Meksiko. Nyatanya, Amerika Serikat juga tak mampu melaju jauh di rumah sendiri.

Di fase grup, Amerika Serikat berada di Grup D bersaing dengan Australia, Paraguay, dan Turki. Amerika Serikat memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paraguay. Setelah itu, Amerika Serikat mengalahkan Australia 2-0. Pada laga terakhir, Amerika Serikat kalah 2-3 dari Turki. Meski begitu, Amerika Serikat tetap lolos sebagai juara Grup D.

Amerika Serikat lalu melawan Bosnia & Herzegovina pada babak 16 besar. Pasukan Mauricio Pochettino menang 2-0 meski bermain dengan sepuluh orang. Namun, kontroversi terjadi ketika babak 16 besar kontra Belgia. Folarin Balogun yang mendapatkan larangan bermain karena kartu merah justru hukumannya dicabut. Intervensi pemerintah Amerika Serikat terhadap FIFA membuat keputusan tersebut memicu perdebatan terkait fair play. Meski begitu, Amerika Serikat nyatanya tak bisa menang. Belgia mempermalukan Amerika Serikat dengan skor 4-1. 

Dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, tidak ada negara tuan rumah yang melaju jauh. Kali terakhir tuan rumah bisa juara adalah saat Prancis memenanginya pada 1998. Setelah itu, sejumlah tuan rumah hanya mampu ke semifinal, yakni Korea Selatan, Jerman, dan Brasil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article