Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kiprah 5 Tuan Rumah Piala Dunia Terakhir per 2026
trofi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)
  • Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, melanjutkan tradisi tuan rumah yang berupaya tampil maksimal di depan publik sendiri.
  • Dalam lima edisi terakhir, Jerman 2006 mencatat hasil terbaik dengan finis peringkat tiga, sementara Qatar 2022 menjadi yang terburuk karena tersingkir tanpa poin di fase grup.
  • Rusia 2018 mencapai perempat final, Brasil 2014 finis keempat setelah kalah telak dari Jerman, dan Afrika Selatan 2010 gagal lolos grup meski menang atas Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 hadir dengan suasana berbeda dibanding beberapa edisi sebelumnya. Kali ini, ada tiga negara yang menjadi tuan rumah bersama. Selain Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko juga berpartisipasi di hadapan pendukung sendiri.

Piala Dunia 2026 sekaligus melanjutkan tradisi panjang negara tuan rumah yang mencoba memanfaatkan dukungan publik demi melangkah jauh di turnamen. Dalam beberapa edisi terakhir, kiprah tuan rumah menghadirkan cerita yang beragam, mulai dari keberhasilan menembus fase akhir hingga kegagalan memenuhi ekspektasi. Menarik untuk melihat bagaimana performa lima tuan rumah Piala Dunia terakhir sebelum Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjalani tantangan mereka pada 2026.

1. Qatar finis sebagai juru kunci fase grup pada 2022

Qatar menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2022. Sayangnya, dukungan pendukung sendiri tak berbuah manis. Bersaing di Grup A bersama Belanda, Senegal, dan Ekuador, langkah Qatar terhenti pada fase grup tanpa mencatatkan satu kemenangan pun.

Pada laga pertama, Qatar takluk 0-2 dari Ekuador. Pada pertandingan kedua menghadapi Senegal, skuad besutan Felix Sanchez gagal meraih poin dengan kalah 1-3. Laga terakhir Qatar selama fase grup lantas ditutup dengan kekalahan 0-2 dari Belanda yang akhirnya finis sebagai juara grup.

2. Rusia melaju hingga perempat final pada 2018

Rusia bertindak sebagai tuan rumah di Piala Dunia 2018. Pada laga pertama fase grup, mereka tampil ganas hingga menang lima gol tanpa balas atas Arab Saudi. Setelah menang 3-1 atas Mesir pada laga kedua, Rusia kalah telak 0-3 dari Uruguay pada laga terakhir. Torehan tersebut membuat mereka lolos dari fase grup sebagai runner-up

Rusia mencatatkan kemenangan pada babak 16 besar. Mereka lolos ke perempat final usai menang lewat adu penalti dengan Spanyol. Namun, langkah Rusia akhirnya terhenti pada perempat final. Tuan rumah disingkirkan Kroasia melalui adu penalti.

3. Brasil menempati peringkat empat pada 2014

Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk kedua kalinya pada 2014. Mereka membuka ajang ini dengan meraih kemenangan 3-1 atas Kroasia. Setelah ditahan imbang 0-0 oleh Meksiko pada laga kedua, Brasil kembali tampil ganas hingga melibas Kamerun 4-1 pada laga terakhir fase grup. Torehan tujuh poin membuat mereka finis sebagai juara grup.

Brasil lolos ke perempat final secara dramatis. Mereka menyingkirkan Chile lewat adu penalti pada babak 16 besar. Lalu, skuad besutan Luis Felipe Scolari lolos ke semifinal dengan kemenangan 2-1 atas Kolombia pada perempat final berkat gol Thiago Silva dan David Luis. 

Brasil mencatatkan hasil yang begitu menyedihkan pada semifinal. Di hadapan pendukung sendiri, mereka dibantai Jerman 1-7. Ambisi untuk merebut peringkat ketiga juga gagal lantaran kalah telak 0-3 dari Belanda.

4. Afrika Selatan finis di peringkat tiga fase grup pada 2010

Afrika Selatan mengukir sejarah baru dengan menjadi negara asal Afrika pertama yang pernah menyandang status sebagai tuan rumah Piala Dunia. Momen tersebut terjadi pada 2010. Sayangnya, Afrika Selatan yang ditangani Carlos Alberto Parreira gagal tampil maksimal.

Perjuangan Afrika Selatan dimulai ketika bermain imbang 1-1 dengan Meksiko pada laga pertama. Lalu pada laga kedua, mereka kalah telak 0-3 dari Uruguay. Afrika Selatan akhirnya meraih kemenangan dengan melibas Prancis 2-1 pada laga ketiga fase grup. Sayangnya, torehan empat poin hanya membuat mereka finis di peringkat 3 dan hanya kalah produktivitas gol dari Meksiko di peringkat 2.

5. Jerman menempati peringkat tiga pada 2006

Jerman tampil dominan selama fase grup ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Mereka keluar sebagai juara Grup A dengan torehan 9 poin serta mencetak 8 gol dan kebobolan 2 gol. Der Panzer selalu mampu meraih kemenangan dalam tiga laga menghadapi Kosta Rika, Polandia, dan Ekuador. 

Perjuangan Jerman berlanjut ke babak 16 besar. Mereka sukses melewati perlawanan Swedia dengan kemenangan 2-0. Lalu, saat menghadapi Argentina pada perempat final, skuad besutan Juergen Klinsmann menang lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal.

Rentetan kemenangan tersebut akhirnya terhenti pada semifinal. Mereka kalah 0-2 dari Italia meski sempat bermain imbang tanpa gol pada waktu normal. Der Panzer akhirnya harus puas mengakhiri perjuangan sebagai peringkat tiga usai menang 3-1 atas Portugal.

Dalam daftar ini, Jerman menjadi tuan rumah dengan pencapaian terbaik. Sementara itu, Qatar memiliki pencapaian terburuk dengan tak pernah meraih poin. Selanjutnya, mungkinkah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tampil maksimal dan memenuhi ekspektasi di hadapan pendukung sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team